Showing posts with label Peristiwa. Show all posts

gravatar

Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak 120 Tenaga Honorer K2 Malam ini Ditandatangani Bupati Kudus H.Mustofa



Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak 120 Tenaga Honorer K2 Malam ini Ditandatangani Bupati Kudus H.Mustofa

ISK-Kudus 16/05,Setelah menunggu hasil verifikasi dari Ombudsman Jawa Tengah sejak tanggal 13 Mei 2014 akhirnya pada tanggal 15 Mei 2014 pukul 22.46 ditandatangani oleh Bupati Kudus H.Mustofa dengan 4 filter yang menjadi pertimbangan:
1.Hasil pemerikasaan Inspektorat Kabupaten Kudus
2.Berita acara pemerikasaan team verifikasi (dibentuk atas perintah Bupati)yang terdiri dari Inspektorat,Asisten,BKD,Setda,dengan Wakil Bupati sebagai Pembina.
3.Hasil verifikasi dan konsultasi langsung tanggal 13 – 15 Mei 2014 pukul 22.46 tahun 2014 terkait data dari Ombusdman Propinsi Jawa Tengah.
4.SKTM yang bersangkutan,masing masing dinyatakan lulus lolos dengan menyatakan tanggungjawab mutlak.

Dari proses yang panjang tersebut,team Ombusdman Propinsi Jawa Tengah berjumlah 4 orang yang langsung diserahkan oleh Kepala Perwakilan Ombusment Propinsi Jawa Tengah Ahmad Yazid kepada BKD Kabupaten Kudus.
Dari hasil Verifikasi yang dilakukan ada 2 orang yang mengundurkan diri dari desa Gulang dan Japan karena BBTMS (istilah dari Ombusdman “Betul Betul Tidak Memenuhi Syarat).Menurut bupati Kudus H. Mustofa terkait sanksi yang mungkin akan dijatuhkan,”Jika keduanya adalah PNS maka akan dikenakan sanksi sesuai PP 34,jika mereka bukan PNS maka ini sudah bukan wewenang kita.”Keterangan bupati usai menandatangani SPTJM.
Mr/Ceplu/Qiong.

gravatar

Bupati Tinjau Langsung Kondisi Terkini Kambangan

KUDUS-ISK – Jika ingin mengetahui permasalahan sebenarnya, maka cara terbaik adalah dengan terjun langsung ke lokasi. Hal itulah yang dilakukan oleh bupati Kudus, H. Musthofa, saat meninjau langsung kondisi terkini pasca bencana di dukuh Kambangan desa Menawan kecamatan Gebog (12/5).

Peninjauan ini terkait dengan permasalahan yang dihadapi oleh warga setempat pasca bencana longsor yang menimpa wilayah mereka beberapa waktu yang lalu. Dampak yang ditimbulkan bencana alam tersebut sampai kini masih mereka rasakan. Utamanya warga yang kehilangan tempat tinggal dan rusaknya beberapa infrastruktur, salah satunya jembatan yang melintang di desa tersebut. Saat ini memang jembatan tersebut sudah bisa dilalui kembali, namun konstruksi yang hanya berupa potongan pohon kelapa (glugu) tentu tidak cukup kuat untuk jangka waktu yang lama.

Menurut bupati Kudus, kondisi ini memang membutuhkan tindak lanjut segera. “Untuk warga yang kehilangan tempat tinggalnya, Pemkab akan memfasilitasi warga dalam mencarikan pinjaman guna mendapatkan lahan baru untuk tempat tinggalnya. Khusus untuk rumah-rumah yang roboh, pemkab akan mengalokasikan bantuan sebagai stimulan. Namun tentu bantuan dari provinsi maupun dari pusat akan diajukan”, paparnya.
 Mengenai infrastruktur, akan ditangani dengan skala prioritas. Sebagai contoh adalah jembatan yang memang memerlukan penanganan segera karena merupakan sarana penghubung warga desa. Juga jalan sepanjang 5,5 km akan di perbaiki tahap demi tahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

@Sang Pejuang


gravatar

Truck Mampir Ke Rumah Warga Hadipolo


Kudus 08/05 Pukul 08.10 WIB,sebuah truck dengan no pol B 9147 PK menabrak pagar rumah Noor Khamid (45)warga desa Hadipolo Rt 03/01 Kudus yang diduga mengantuk.

Menurut keterangan saksi mata Hartotok pengendara Honda Feed K 9297 ZA menjelaskan,"Saat itu saya dari Pati menuju Kudus,tepat berada di Hadipolo tahu tahu mobil saya ditabrak dari belakang dan saya menabrak mobil Colt Tss di depan saya namun rupanya mobil Colt Tss tersebut kabur."

Hartanto pegawai disebuah Rumah Sakit di Pati yang hendak mengajar sebagai dosen tamu di Stikes nampak masih kaget namun dia bersyukur karena selamat.

Sementara itu Supir Truck yang mengalami luka luka langsung dibawa ke Rumah Sakit,Juga pengendara sepeda Motor K 6206 ZT warga Jekulo yang mengalami patah tulang di paha juga sudah dibawa ke rumah sakit.


@Mr @Sang

gravatar

KERNET DITEMUKAN TEWAS SAAT DIBANGUNKAN



Kudus 06/05.Kernet Bus Pariwisata Bima Rio Nopol AG 7301 UK Mahfud(49) warga Jalan Tosaren III no 7B desa Tosaren Kecamatan Pesantren Tulungagung ditemukan meninggal di dalam bagasi saat tidur bersama Eko Setiawan (36)berasal dari desa Tondomulyo kecamatan Godongan Poncol yang masih saudara korban dan sebagai sopir bus Pariwisata tersebut.


Kejadian bermula dari kedatangan bus Pariwisata tersebut dari Makam Sunan Muria pukul 02.30 dinihari,bersama sopir kernet tidur bersama supir di bagasi dalam keadaan terbuka dan mesin mati.Saat pukul 05.30 hendak dibangunkan Eko ternyata Mahfud sudah dalam keadaan meninggal.

Sementara itu, Menurut keterangan Kapolsek Kaliwungu AKP. Subakri "Kami berkordinasi dengan Dokter Sudarmono dari Puskesmas Kaliwungu dan diperoleh keterangan bahwa Korban tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan dan keluarga korban sudah menerimakan kejadian ini tanpa otopsi dan akan membawa pulang korban dengan ambulance."

"Korban meninggal akibat kecapekan dan terkena serangan Jantung"AKP.Subakri menambahkan.
Rencana rombongan langsung pulang ke Tulungagung sehingga perjalanan selanjutnya dibatalkan.

KERNET DITEMUKAN TEWAS SAAT DIBANGUNKAN
 
@Mr/Sang Pejuang.

gravatar

PUPUK MASIH LANGKA



Kudus 04/05,Persoalan pupuk kembali menjadi persoalan di wilayah kecamatan Undaan pasalnya sejumlah petani megeluhkan hilangnya sejumlah jenis pupuk di pasaran saat ini.
“Mencari pupuk sampai ke Sambung Demak dengan harga 126 ribu padahal berlabel Bersubsidi”Ungkap Petani di Undaan Lor kepada ISK lewat pesan singkat.Itupun menurut pedagang di Sambung Demak pupuk tersebut berasal dari daerah Jepara,karena saat ini memang diduga penurunan pupuk mencapai 70% yang sampai kepada Masyarakat.

Berikut harga pupuk sebelum langka:Urea- 90rb,ZA -75rb,SP 36- 105rb,Phonska -115rb,jenis SP 36 hilang,urea langka ZA langka,Phonska dtg dibatasi....permusim pupuk datang biasanya 70 ton sekarang hanya 20 – 30 ton saja,Keterangan ini dibenarkan plt.Kepala Dinas Perdagangan Sudaharti kepada ISK.
Lebih lanjut plt.Kepala Dinas Perdagangan Sudarti (Ethik) menjelaskan Kelangkaan pupuk memang terjadi di hampir seluruh wilayah tanah air,namun pihaknya masih harus menunggu pengajuan permintaan dari Dinas Pertanian agar bisa jumlah tambahan kuota lebih tepat kebutuhannya.Sehingga diharapkan para petani bisa berkordinasi dengan kelompok tani agar bisa dilanjutkan kepada Dinas Pertanian.
“Saat ini pemakaian pupuk sudah melebihi kuota musim tanam pertama karena sempat terjadi kegagalan karena bencana beberapa waktu lalu justru dikawatirkan kelangkaan lebih serius terjadi pada musim tanam ke tiga.”Ungkapnya melalui telepon kepada ISK
Gambar : sergapntt.com
@Mr.

gravatar

TUTUP USAHA KARENA KEBAKARAN

KUDUS-ISK- Pasca kebakaran yang terjadi di desa Jekulo Rt 1 Rw 7 pada pukul 09:00 WIB tadi pagi, mengakibatkan Sumadi pemilik usaha tambal ban harus menutup usahanya. Bukan usaha tambal ban saja yang tutup, akan tetapi barang usahanya, Tap Oli, BBM (Bahan Bakar Minyak) dan lain sebagainya mau tidak mau harus tutup dikarenakan jumlah kerugiannya tidak seimbang dengan jumlah penghasilannya.
 

Suratman (47) sebagai tetangganya yang telah membantu memadamkan api saat terjadi kebakaran menjelaskan kronologi "Kejadian berasal pada Bahan Bakar Minyak (Bensin) yang tumpah disekitar proses penambalan ban, sehingga bahan bakar yang menguap menimbulkan api berkobar dan merambat di tempat tersebut. Proses pemadaman pun dilakukan secara bergotong royong tanpa Mobil Pemadam.''Jelasnya. 


@Sang Pejuang

gravatar

Bupati Kudus Kembali Raih WTP


Bupati Kudus  Kembali  Raih  WTP


KUDUS-ISK-Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Jawa Tengah menyerahkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) Tahun 2013 kepada Kabupaten Kudus. LHP ini diserahkan oleh Ketua BPK RI Perwakilan Jateng di Kantor BPK-RI Perwakilan Jateng di Semarang, Senin (28/4), bersama dengan Kabupaten Jepara. 
 
Dalam acara tersebut, Kabupaten Kudus dihadiri oleh Bupati Kudus H. Musthofadidampingi Ketua DPRD Kab. Kudus, Asisten Administrasi, Kepala DPPKD, dan Inspektur. Acara yang berlangsung singkat ini memiliki esensi yang penting dalam hal pengelolaan keuangan daerah. Karena, peran pemerintahan adalah membawa amanah dari masyarakat.

Bupati Kudus  Kembali  Raih  WTP


BPK RI telah melakukan tiga macam pemeriksaan, yaitu pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Pemeriksaan itu untuk memberikan keyakinan yang memadai (reasonable). Opini BPK RI yang diberikan kepada Kabupaten Kudus adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan paragraf penjelasan. Di antaranya adalah tentang aset tetap pemda, pengendalian dengan kemitraan pihak ketiga, dan jasa konsultansi kegiatan jasa. 

Bupati Kudus H. Musthofa menerima secara secara langsung LHP tahun 2013 dari Ketua BPK RI Perwakilan Jawa Tengah Ign. Bambang Adiputranto. Dirinya menyampaikan terima kasih pemeriksaan BPK ini. Karena ini akan menjadi koreksi bagi Kab. Kudus untuk peningkatan dan penyempurnaan pengelolaan keuangan, dari tahap perencanaan, penatausahaan, sampai pertanggungjawaban. ”Kami akan segera untuk menindaklanjuti hasil-hasil temuan tersebut. Jika sebelumnya tindaklanjut kami mencapai angka 89%, mudah-mudahan ke depan bisa 100%,” papar Bupati ketika memberikan sambutan


#Sang_Pejuang

gravatar

Kecelakaan Beruntun, Tak Ada Korban Jiwa

KUDUS-ISK - 27/04/14 Terjadi kecelakaan beruntun pada pukul 17:30 WIB antara Truk Fuso bermuatan sepeda motor bernopol B 9002 J, Mobil Xenia dengan bermuatan 6 orang Nopol K 9228 WB, dan Truk Diesel bermuatan ketela bernopol K 1955 BC yang terjadi di Desa Tanjung Karang tepatnya barat lampu traffic light Kecamatan Jati Kabupaten Kudus.

Menurut keterangan dari Bapak Bripka Rukin pada saat ditemui oleh kontributor ISK (Rukin - Red) dia mengungkapkan bahwa " Ketiga kendaraan tersebut berasal dari arah barat dengan keadaan lampu traffic light berwarna merah, truk Diesel bermuatan ketela mengalami rem blong pada saat mau berhenti dengan posisi di belakang mobil Xenia sehingga terjadi dorongan yang sangat keras, dampaknya kendaraan mobil Xenia  masuk ke kolong truk fuso sehingga mengakibatkan mobil tersebut rinsek ke dalam truk tersebut " Tandasnya.

Sementara itu, dia juga mengungkapkan dalam kecelakaan tersebut semuanya selamat dan tidak ada yang mengalami luka apapun dalam insiden ini imbuhnya. Namun dalam kecelakaan ini mengakibatkan kemacetan hingga mencapai radius 500 m.


#John #K_2000_NA #Ceplu

gravatar

Aksi Damai Hari Bumi Sedunia

KUDUS-ISK-Selasa 22 April 2014 jam 08.00 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus Berlangsung aksi damai dalam rangka memperingati hari bumi sedunia oleh MRC (Muria Research Center) Universitas Muria Kudus terdiri dari Mapala Arga Dahana Universitas Muria Kudus (UMK), F.Hukum UMK, Mapala Stain, Bem UMK, Bem Psikologi UMK (universitas muria Kudus dan Osis SMA 1 Bae Kudus dengan Korlap Aksi adalah M. Wijanarko sebagai Direktur MRC Ina Kudus.

 Melalui peringatan Hari Bumi yang jatuh pada setiap 22 April, kita kembali diajak untuk merefleksikan diri atas segala tindakan yang berujung rusaknya bumi. Sayang, kebanyakan peringatan Hari Bumi ini sekadar berupa perayaan seperti yang dikeluhkan oleh beberapa mahasiswa ini. Sehingga mengadakan aksi damai dengan berbagai atribut triatikal diantaranya, berkostum pelopor anti kerusakan lingkungan, berkebaya dan masih banyak lainnya hanya demi menyemarakkan dan menyerukan kepada masyarakat agar cinta lingkungan. 

Berbagai aksi yang dilakukan, diantaranya  melakukan penyebaran bulletin lingkungan, stiker yang bertuliskan "Rawatlah bumi untuk hari ini dan besok" dan membagikan bunga kepada para pengguna jalan serta menggelar spanduk yang bertuliskan "peringatan hari bumi 2014". Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih memang perlu adanya komitmen bersama diantara masyarakat. Karena menurut Wahyu Dwi Prana sebagai KORLAP MRC mengatakan,''Tanggung jawab peduli lingkungan tidak hanya dari pihak pemerintah ataupun dikalangan pelajar saja, akan tetapi semua manusia yang hidup di bumi ini,'' ujarnya disaat menyaksikan hiburan musik dari band lokal yang menjadikan nuansa tambahan pada acara tersebut. 

@Sang-Pejuang

gravatar

BRI Cabang Jekulo Nyaris Terbakar Habis

KUDUS-ISK-Peristiwa kebakaran  di Bank BRI unit kecamatan Jekulo yang disebabkan karena terjadinya konsleting pada Genset (Generator Set) mengakibatkan pelayanan ditiadakan sampai pada batas waktu yang telah ditentukan dalam satu hari untuk merehab segala fasilitas yang rusak. 

Kejadian yang seperti ini bermula ketika adanya pemadaman listrik di kantor Bank BRI pada pukul 08:30 WIB, sehingga security yang bernama Pujianto segera konfirmasi kepada PLN PT Persero Kudus melalui via telepon tentang kebenaran adanya pemadaman listrik. 

Setelah dikonfirmasi memang tidak adanya pemadaman listrik, sehingga demi kualitas pelayanan kapada para nasabahnya, Genset yang berada di timur dekat kamar mandi ini dihidupkan. Padahal salah satu penyebab padamnya listrik di kantor Bank BRI ini dikarenakan jaringan instalansi tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Munculah kobaran api pada pukul 08:35 WIB yang dapat membuat panik semua karyawan dan nasabah disaat proses pelayanannya berjalan. Menurut Arie yang berada di lokasi "Kejadian kebakaran ini direspon secara cepat berupa adanya tindakan pemadaman api dengan bahan seadanya. Mobil damkar sempat datang namun api sudah padam"begitu ujar Arie  
Dalam kejadian ini beruntung, api yang berkobar nyaris terbakar habis dapat dipadamkan dengan bahan seadanya, sehingga tidak adanya korban jiwa, namun kerugian dapat ditaksir mencapai puluhan jutaan rupiah. Salah satu nasabah, Sholikhatun mengatakan,''Adanya perpindahan tempat pelayanan ke daerah lain, menyebabkan borosnya BBM,'' Ujarnya. 

#Sang_Pejuang



gravatar

Bupati Kudus : PKK Bukan Milik Istri Pejabat

Bupati Kudus : PKK Bukan Milik Istri Pejabat
 
Kudus – Di hari Kartini ini, dilangsungkan pula Acara Ramah Tamah dalam Rangka Peringatan Hari Kartini ke135 tingkat Kab. Kudus Th. 2014 bertempat di pendopo kabupaten Kudus. Ramah tamah tersebut sekaligus juga sebagai acara pengenalan para pengurus tim penggerak PKK masa bhakti 2013-2018. 

Bupati Kudus : PKK Bukan Milik Istri Pejabat
Bupati Kudus Musthofa Wardoyo

Menurut bupati Kudus, H. Musthofa, susunan kepengurusan kali ini tampak lebih akomodatif. “Terlihat dari latar belakang para pengurus, yang berasal dari berbagai unsur masyarakat. Ini sekaligus juga menunjukkan bahwa PKK bukan suatu organisasi yang eksklusif, apalagi dianggap milik istri-istri para pejabat”, terangnya.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa penjabaran tugas pokok dan fungsi yang saat ini dimiliki oleh PKK sudah bagus. “Namun sekali lagi, yang membuatnya beda adalah pelaksanaannya. Apakah implementasinya sesuai dengan harapan atau tidak. Ini yang terpenting”, ujarnya.

Maka dirinya berharap agar para ibu-ibu PKK mampu tampil menjadi teladan yang baik bagi keluarga dan lingkungannya. “Memang ini tugas yang berat. Tapi saya yakin semua yang hadir mampu melaksanakannya. Jadilah ibu-ibu PKK yang tidak biasa-biasa saja. Jadilah ibu-ibu PKK yang juara”, harapnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah motivasi dari Martuti, Widya Iswara Badan Diklat Prov. Jawa Tengah yang membawakan tema “Gaya Hidup Sehat Dasar Terwujudnya Keluarga Kuat dan Sehat”.
 

gravatar

Bupati Kudus Meminta Kartini Kudus Mampu Tampil Jadi Teladan

Bupati Kudus Meminta Kartini Kudus Mampu Tampil Jadi Teladan
 
Kudus 21/4/14 – Tidak seperti biasanya, hari ini halaman pendopo Kabupaten Kudus menjadi tampak berbeda. Ratusan ibu-ibu pegawai di lingkungan pemkab Kudus berjajar rapi dengan kebayanya. Mereka hadir mengikuti apel dalam rangka peringatan hari Kartini yang ke 135. 

Bupati Kudus Musthofa Wardoyo Meminta Kartini Kudus Mampu Tampil Jadi Teladan
Bupati Kudus Musthofa Wardoyo

Dalam amanatnya, Bupati Kudus, H.Musthofa, mengatakan bahwa peringatan hari Kartini jangan hanya bersifat seremonial saja. Namun lebih dari itu, kita harus bisa berkaca kepada tokoh-tokoh besar, utamanya para perempuan yang telah berjasa pada negeri ini. Nyatanya, banyak perempuan di negeri ini mampu tampil sebagai seorang pemimpin. Hal ini mengajarkan pada kita bahwa setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi yang terbaik. “Sebagai contohnya adalah ibu Megawati. Beliau sebagai salah satu tokoh nasional, banyak yang bisa kita teladani dari beliau, seperti sikap, kepemimpinan dan kebesaran hati”, ujarnya.

Bupati meminta agar para ibu mampu tampil dan membuktikan diri dengan kemampuannya. “Jadilah teladan bagi yang lain. Jangan merasa rendah diri dan memposisikan diri selalu ada di belakang. Kita harus membuktikan bahwa Kartini-Kartini Kudus dapat tampil menjadi contoh yang baik”, harapnya.

Ada tiga hal yang dipesankan bupati kepada para peserta apel kali ini. “Sebagai seorang perempuan, harus punya integritas, kompetensi dan kapabilitas. Itu yang utama”, kata bupati.
 

gravatar

Bupati Kudus hadiri Perayaan HUT Djarum ke 63

Bupati Kudus hadiri Perayaan HUT Djarum ke 63
Kudus 19/4/14 – Salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia, PT. Djarum merayakan HUT yang ke-63. Perayaan ini di gelar di GOR Djarum yang berlokasi di kecamatan Jati Kudus. Berbagai hiburan maupun sajian kuliner disajikan, berbungkus konsep pesta rakyat. Kemeriahan terasa dengan hadirnya ratusan orang yang memadati berbagai stan maupun area didepan panggung utama.

Pada kesempatan tersebut, hadir pula Bupati Kudus, H. Musthofa beserta para pejabat utama di lingkungan Kabupaten Kudus. Rombongan disambut oleh jajaran direksi PT. Djarum. Kehangatan suasana pun berlanjut hingga di meja jamuan. Sambil menikmati hidangan, tampak bupatiKudus berbincang akrab dengan Budi Hartono dan Victor R. Hartono sampai kemudian tiba saatnya untuk menuju panggung utama.

Bupati Kudus hadiri Perayaan HUT Djarum ke 63


Tampil memberikan sambutannya, Victor R. Hartono menyampaikan rasa terimakasihnya atas kehadiran para tamu undangan, utamanya bupati Kudus dan forkopinda. Dalam kesempatan tersebut dirinya secara khusus meminta kepada tim Thomas dan Uber yang saat ini sedang berada di Kudus, untuk berjuang sekuat tenaga mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia di mata dunia.

Pada kesempatan yang berbeda, bupati Kudusjuga mengucapkan selamat atas HUT PT Djarum yang ke 63 ini. Dirinya berharap agar hubungan baik yang selama ini terjalin, dapat terus terjaga. “Hal ini tiada lain adalah untuk mewujudkan Kudus yang lebih sejahtera”, ujarnya.

gravatar

Waspadai Anak Saat di WaterBoom


Waspadai Anak Saat di WaterBoom

Kudus,Waterboom dengan wahana air yang bisa sangat berbahaya bagi anak anak apalagi berusia dibawah Lima Tahun.
Seperti yang terjadi antara pukul 10.00 pagi tadi 13/04 di Taman Wisata Wahana Air Water Boom Museum Kretek Kudus yakni seorang anak berusia 4 tahunan kecebur dalam kolam yang dalam.

Beruntung kejadian ini segera diketahui pengunjung lain dan segera mendapatkan pertolongan.Menurut
informasi pengunjung  toni(25) Guru SD 6 Temulus yang saat itu sedang menjaga siswa terkait kegiatan sekolah menjelaskan Dirinya berada di kejauhan hanya mengetahui bahwa Korban Berhasil Diselamatkan.

Hal ini berbanding terbalik dengan keterangan Evi (Karyawan Museum Kretek,red) kepada ISK saat ditanya mengenai kejadian ini malah tidak tahu,sedangkan Suyanto Kepala Upt Museum juga saat itu tidak berada di Tempat,juga saat dihubungi via handphone juga tidak diangkat.Memang terasa Minim informasi yang dikumpulkan karena baik pengunjung maupun Karyawan tak ada yang bersedia memberikan keterangan rinci.

Terlepas dari lengkap tidaknya Informasi yang didapatkan,diharapkan dengan terjadinya Peristiwa ini diharapkan Para Orang Tua untuk lebih Intens dan lebih Ketat mengawasi buah hatinya dimanapun apalagi di lokasi Wisata air yang bisa menjadi sangat berbahaya bagi anak anak apalagi berusia dibawah 5 tahun.
Juga untuk Pengelola diharapkan lebih meningkatkan sosialisasi kepada pengunjung dan meningkatkan pengawasan pada tempat tempat yang berpotensi menimbulkan kecelakaan saat berwisata.
ISK/Sang Pejuang.