Showing posts with label ISK Berbagi. Show all posts

gravatar

GAMBARAN PERJUANGAN

Surat untuk Ayah,
Selepas subuh panggul dagangan laksana menari untuk mewujudkan mimpi sang anak di sela gemuruh lalu lalang kendaraan yang menyapa dengan asap dan debu.

Ketika lelah cukup sebentar pejamkan mata melepaskan lelah
Berbicara dengan dagangan yang masih tersisa
Sang anak menulis sajak dengan diterangi lampu teplok seadanya
Bukan sajak biasa namun coretan untuk dipamerkan sang Ayah

Yah,dipamerkan kepada Dunia
Bahwa perjuangan Ayah telah disambut dengan Prestasi Gemilang
Berbagai juara dan sanjungan media Untuk Indonesia
Atas keringat sang Ayah untuk Hidup si Anak jauh lebih Hebat

Ayah,trimaksih.....
Jerih payahmu aku Sambut dengan Rangkaian Prestasi
Untuk Kudus dan Negeri Indonesia

Trimakasih Ayah,

@Mr.


gravatar

SD 3 TENGGELES KUDUS MENGUKIR PRESTASI


Menggali Kreativitas Anak
Belajar
Kudus,SD 3 Tenggeles yang terletak di wilayah Kudus bagian Timur memiliki potensi sumberdaya Manusia yang luar biasa.Pasalnya Sekolah tersebut berada di tengah tengah warga masyarakat yang sangat Religius.Dipimpin Kepala Sekolah H.Abdul Kodir yang memiliki prestasi sebagai guru Teladan 2 Tingakt Upt Pendidikan Mejobo diharapkan ke depan mampu mengukir prestasi yang membangggakan di Kabupaten Kudus.Dengan berbekal dana pribadi untuk membelikan laptop untuk 10 siswa serta rencana penambahan Wi-Fi untuk melengkapi kegiatan ekstra Kurikuler,diharapkan siswa tidak Gap Tek dalam era Digital seperti sekarang ini.Nampak siswa antusias mengikuti pelajaran yang diberikan mulai dari siswa kelas 3 sampai kelas 6.
Dengan berbekal tekat yang luar biasa dan kemauan yang keras segenap guru dan Kepala sekolah yang akrab dipanggil Pak Haji ini menggunakan tempat seadanya dan prasarana yang jauh dari kesan layak.Namun hal ini tidak mengendorkan semangat untuk terus berkarya buat
Mejobomencerdaskan kehidupan bangsa.Walaupun memiliki jabatan sebagai Kepala Sekolah H.Abdul Kadir masih membetulkan genting sekolah yang bocor,lantaran para guru sibuk mengajar sehingga H.Abdul Kadir rela melakukan perbaikan walaupun bukan tugasnya.Disinilah tergambar jelas bagaimana pribadi beliau yang dibanggakan segenap siswa dan wali murid sehingga jumlah murid dari tahun ke tahun tidak pernah mengalami kekurangan jumlah.
*Mr/Bastian.



gravatar

DINAS PERHUBUNGAN:Pelanggaran tempat Parkir akan ditindak Tegas!!


Kudus,Maraknya penggunaan Trotoar yang beralih fungsi Kepala Dinas Perhubungan  Didik Angkat bicara.”Mestinya saat membuat bangunan yang akan digunakan tempat Usaha mestinya memikirkan bagaimana parkir untuk pelanggan terutama untuk karyawan tempat usaha tersebut.”Artinya sampai saat ini sebagian masyarakat masih belum menyadari hak pejalan kaki.Kedepan akan diupayakan sebuah mekanisme penindakan tegas kepada pelanggaran terkait pemakaian trotoar yang tidak sebagaimana mestinya.Termasuk diantaranya beberapa toko yang menggunakan trotoar sebagai tempat parkir atau memasang tenda tenda promo.
Pembentukan kantong kantong parkir masih akan terus ditata termasuk  di Jalan Jenderal Sudirman ruas Alun Alun sampai Polres Kudus.Sebelum kantong parkir dibuat dibutuhkan Kordinasi yang melibatkan pihak Polres Kudus Satlantas,Binamarga Propinsi dan Dinas Perhubungan agar diperoleh hasil yang bisa memuaskan semua pihak sehingga kemudian hari tak ada saling menyalahkan.Kedepan setelah tempat tempat parkir terbentuk bagi yang melanggar penempatan kendaraan parkir yang tidak sesuai akan  dilakukan tindakan tegas,mulai dari penggebosan ban dan tilang oleh Kepolisian.”Karena kami belum memiliki mobil derek sehingga kami memanfaatkan apa yang ada dulu,sehingga tak perlu saling tunggu.”Hal ini jelas bertujuan untuk Kudus lebih tertib dan Rapi,sehingga menjadikan nyaman setiap pengguna jalan.
Mr/Bastian.

gravatar

Universitas Muria Kudus Serahkan 10 Gaston ke Dinas Perhubungan

Kudus,Dalam rangka Berpartisipasi dalam mensukseskan Kegiatan Pemerintah Daerah Kabupaten Kudus  Yayasan Universitas Muria Kudus menyerahkan Gaston Pembatas jalan pagi tadi 13/04 usai acara Car Free Day di Timur Alun Alun Simpang Tujuh Kudus.

Penyerahan secara Simbolis dan penandatanganan serah terima dilakukan oleh Zamhuri Ketua Yayasan UMK kepada Kepala Dinas Perhubungan yang diwakili oleh Bag.Lalu Lintas Putut.
Dalam acara ini Gaston yang digunakan sebagai pembatas jalan yang membedakan kawasan CFD dan jalan bebas Lintas kendaraan bermotor diharapkan bisa berfungsi maksimal.

"Sebagai partisipasi kalangan Akademisi dalam upaya menumbuhkan rasa memiliki dan menikmati fasilitas yang diberikan pemerintah sehingga muncul kesadaran tertib berlalu lintas dalam kehidupan bermasyarakat."Kata Zamhri di sela sela serah terima Gaston."Agar Gaston ini bisa bermanfaat untuk Dinas terkait dan Partisipasi UMK dalam mensukseskan kegiatan Pemerintah Daerah Kabupaten Kudus Khususnya acara rutin CFD,"imbuhnya.ISK.

gravatar

Serupa Namun Tak Sama

Kudus - Ya, Serupa Namun Tak Sama itulah kata - kata yang terucap ketika melihat tanaman ini yaitu Kluwih atau di kenal dengan nama Artocarpus Camansi dan Sukun yang dikenal dengan nama Artocarpus Altili. Sekilas tanaman ini sama seperti bersaudara, akan tetapi terdapat perbedaan dari kedua tanaman ini jika kita amati.

Perbedaan itu terletak pada buahnya yaitu bentuk dan isi didalamnya, Kluwih atau orang jawa menyebutnya dengan istilah "Kluweh" ini sering digunakan untuk dibuat sayur. Perbedaan antara Kluwih dan sukun adalah dari bentuk kluwih terdapat banyak duri yang sangat tajam, Dan saat di belah terdapat biji yang besar.

Sedangkan Sukun sering masyrakat buah ini untuk buat cemilan seperti kripik, Sukun Goreng dll, perbedaannya antara lain adalah bentuk permukaan buah halus tidak ada duri jika kita belah tidak ada bijinya sama sekali.

Itulah perbedaan dari kedua tanaman ini, mungkin anda juga punya tanaman yang dibilang "Mirip Namun Tak Sama".

*Oemam

gravatar

Berbagi keceriaan ISK dengan anak anak korban banjir

Kudus, Musibah banjir yang sampai saat ini belum sepenuhnya surut, membuat warga desa Karang Rowo Kecamatan Undaan masih bertahan di pengungsian di balai desa Megawon kecamatan Jati.
Saat ISK datang untuk berbagi,dengan ramah kepala desa Megawon Nor Asag dan istrinya Ny.Erwin menyambut dengan ramah.

Begitu sampai di lokasi pengungsian yang sebagian adalah anak anak dan ibu ibu sedang makan siang bersama,sedang para Orang tua laki laki menengok rumah yang menurut para ibu masih terendam sebatas perut dalam rumah di halaman sampai sebatas leher.

Hal ini membuat Team ISK berbagi Kebahagiaan dengan anak anak,dengan bernyanyi sambil membuat lingkaran bertepuk tangan dan bersama sama meluapkan kebahagiaan.
Semoga dengan luapan kegembiraan mampu membuat anak anak korban banjir ini bisa sedikit menghilangkan trauma.Keceriaan anak anak yang terpancar dari wajah lugu itu membuat Team ISK berfikir dan berdoa Semoga Musibah yang terjadi tak membuat senyum lugu nanak anak jadi hilang.

Redaksi.