Showing posts with label Hukum dan Kriminal. Show all posts

gravatar

Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak 120 Tenaga Honorer K2 Malam ini Ditandatangani Bupati Kudus H.Mustofa



Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak 120 Tenaga Honorer K2 Malam ini Ditandatangani Bupati Kudus H.Mustofa

ISK-Kudus 16/05,Setelah menunggu hasil verifikasi dari Ombudsman Jawa Tengah sejak tanggal 13 Mei 2014 akhirnya pada tanggal 15 Mei 2014 pukul 22.46 ditandatangani oleh Bupati Kudus H.Mustofa dengan 4 filter yang menjadi pertimbangan:
1.Hasil pemerikasaan Inspektorat Kabupaten Kudus
2.Berita acara pemerikasaan team verifikasi (dibentuk atas perintah Bupati)yang terdiri dari Inspektorat,Asisten,BKD,Setda,dengan Wakil Bupati sebagai Pembina.
3.Hasil verifikasi dan konsultasi langsung tanggal 13 – 15 Mei 2014 pukul 22.46 tahun 2014 terkait data dari Ombusdman Propinsi Jawa Tengah.
4.SKTM yang bersangkutan,masing masing dinyatakan lulus lolos dengan menyatakan tanggungjawab mutlak.

Dari proses yang panjang tersebut,team Ombusdman Propinsi Jawa Tengah berjumlah 4 orang yang langsung diserahkan oleh Kepala Perwakilan Ombusment Propinsi Jawa Tengah Ahmad Yazid kepada BKD Kabupaten Kudus.
Dari hasil Verifikasi yang dilakukan ada 2 orang yang mengundurkan diri dari desa Gulang dan Japan karena BBTMS (istilah dari Ombusdman “Betul Betul Tidak Memenuhi Syarat).Menurut bupati Kudus H. Mustofa terkait sanksi yang mungkin akan dijatuhkan,”Jika keduanya adalah PNS maka akan dikenakan sanksi sesuai PP 34,jika mereka bukan PNS maka ini sudah bukan wewenang kita.”Keterangan bupati usai menandatangani SPTJM.
Mr/Ceplu/Qiong.

gravatar

DINAS PERHUBUNGAN:Pelanggaran tempat Parkir akan ditindak Tegas!!


Kudus,Maraknya penggunaan Trotoar yang beralih fungsi Kepala Dinas Perhubungan  Didik Angkat bicara.”Mestinya saat membuat bangunan yang akan digunakan tempat Usaha mestinya memikirkan bagaimana parkir untuk pelanggan terutama untuk karyawan tempat usaha tersebut.”Artinya sampai saat ini sebagian masyarakat masih belum menyadari hak pejalan kaki.Kedepan akan diupayakan sebuah mekanisme penindakan tegas kepada pelanggaran terkait pemakaian trotoar yang tidak sebagaimana mestinya.Termasuk diantaranya beberapa toko yang menggunakan trotoar sebagai tempat parkir atau memasang tenda tenda promo.
Pembentukan kantong kantong parkir masih akan terus ditata termasuk  di Jalan Jenderal Sudirman ruas Alun Alun sampai Polres Kudus.Sebelum kantong parkir dibuat dibutuhkan Kordinasi yang melibatkan pihak Polres Kudus Satlantas,Binamarga Propinsi dan Dinas Perhubungan agar diperoleh hasil yang bisa memuaskan semua pihak sehingga kemudian hari tak ada saling menyalahkan.Kedepan setelah tempat tempat parkir terbentuk bagi yang melanggar penempatan kendaraan parkir yang tidak sesuai akan  dilakukan tindakan tegas,mulai dari penggebosan ban dan tilang oleh Kepolisian.”Karena kami belum memiliki mobil derek sehingga kami memanfaatkan apa yang ada dulu,sehingga tak perlu saling tunggu.”Hal ini jelas bertujuan untuk Kudus lebih tertib dan Rapi,sehingga menjadikan nyaman setiap pengguna jalan.
Mr/Bastian.

gravatar

Waspadai Anak Saat di WaterBoom


Waspadai Anak Saat di WaterBoom

Kudus,Waterboom dengan wahana air yang bisa sangat berbahaya bagi anak anak apalagi berusia dibawah Lima Tahun.
Seperti yang terjadi antara pukul 10.00 pagi tadi 13/04 di Taman Wisata Wahana Air Water Boom Museum Kretek Kudus yakni seorang anak berusia 4 tahunan kecebur dalam kolam yang dalam.

Beruntung kejadian ini segera diketahui pengunjung lain dan segera mendapatkan pertolongan.Menurut
informasi pengunjung  toni(25) Guru SD 6 Temulus yang saat itu sedang menjaga siswa terkait kegiatan sekolah menjelaskan Dirinya berada di kejauhan hanya mengetahui bahwa Korban Berhasil Diselamatkan.

Hal ini berbanding terbalik dengan keterangan Evi (Karyawan Museum Kretek,red) kepada ISK saat ditanya mengenai kejadian ini malah tidak tahu,sedangkan Suyanto Kepala Upt Museum juga saat itu tidak berada di Tempat,juga saat dihubungi via handphone juga tidak diangkat.Memang terasa Minim informasi yang dikumpulkan karena baik pengunjung maupun Karyawan tak ada yang bersedia memberikan keterangan rinci.

Terlepas dari lengkap tidaknya Informasi yang didapatkan,diharapkan dengan terjadinya Peristiwa ini diharapkan Para Orang Tua untuk lebih Intens dan lebih Ketat mengawasi buah hatinya dimanapun apalagi di lokasi Wisata air yang bisa menjadi sangat berbahaya bagi anak anak apalagi berusia dibawah 5 tahun.
Juga untuk Pengelola diharapkan lebih meningkatkan sosialisasi kepada pengunjung dan meningkatkan pengawasan pada tempat tempat yang berpotensi menimbulkan kecelakaan saat berwisata.
ISK/Sang Pejuang.

gravatar

Warga Demaan Kudus ditemukan tewas di sungai Gelis

Kudus,Temuan sesosok mayat di tepi sebelah Barat kali Gelis yang berada diruas jalan Sunan Kudus pagi 11/04 sempat menggegerkan warga sekitar.Pasalnya korban yang bernama Suwarno (55)yang keseharian berprofesi sebagai pekerja bangunan memang seringkali mencari ikan pada malam hari untuk mengisi waktu luangnya.Malam pukul 21.00 sebelum ditemukan tewas sempat menyapa warga di sekitar pasar Klitikan tepi Sungai tersebut masih terlihat sehat.

Temuan mayat ini bermula dari warga sekitar sungai yang hendak buang hajat,terkejut ada kaki yang ditepi sungai yang dikira tidur.Karena mencurigakan warga yang tidak mau disebut namanya tersebut segera menghubungi ketua RT terdekat.Korban merupakan warga desa Demaan RT04/04 Kecamatan Kota Kudus tersebut meninggalkan seorang istri bernama Badriyah (50)yang saat ini sedang mengandung usia 5 bulan terlihat shock dan pingsan.Menurut keterangan warga keluarga korban tersebut memang sudah lama belum dikaruniai anak sehingga baru saat usia 50 tahun bisa mengandung.

Korban meninggal diduga karena tersengat aliran listrik pada alat pencari ikan menggunakan aki,hal ini muncul karena saat ditemukan korban masih memeluk alat tersebut.hingga menimbulkan aneka spekulasi termasuk ada dugaan korban sebelumnya terjatuh.Petugas kepolisian yang datang dilokasi langsung menjaga agar TKP tidak berubah.Petugas dari Dinas Kesehatan juga datang untuk mengambil sampel dan mendokumentasikan korban. Jenasah dievakuasi oleh Basarnas setelah dimasukkan ke kantong jenasah,yang selanjutnyua dibawa ke RSUD untuk diotopsi agar mendapat kepastian penyebab meninggalnya korban.
Mr/Dedy.

gravatar

Yang Muda Tolak Money Politik

KUDUS-ISK - Bertempat di alun-alun simpang tujuh kudus sabtu sore (5/3), puluhan anak-anak muda yang tergabung dalam komunitas 234 SC terlihat membagikan brosur dan pamflet yang berisi ajakan untuk menolak golput dan money politik dalam Pileg 9 Juli nanti.

"Hal seperti ini bukan cuma tugas dan kewajiban dari KPU saja. Kita sebagai warga masyarakat juga punya kewajiban untuk memberikan pendidikan politik yang baik dan benar," kata Deni, Ketua 234 SC Regwil Kudus.

Selain membagi-bagikan brosur dan pamflet, anak-anak muda ini juga menggelar BMX free style di depan air mancur kantor Bupati Kudus. Tampak juga maskot Pemilu 2014 yang ikut dalam aksi ini.

"Kami memang menggandeng KPU Kabupaten Kudus selaku penyelenggara Pemilu 2014 ini. Dalam hal ini kami membantu untuk mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya kaum muda agar menyalurkan suaranya dalam Pileg nanti. Selain itu kita juga mengharapkan kepada masyarakat untuk menolak segala bentuk 'politik uang'. Jangan memilih untuk golput dan tolak money politik," imbuhnya.

Selain menggelar aksi di alun-alun simpang tujuh, mereka juga mengkampanyekan anti golput dan money politik di kompleks perbelanjaan hypermart kudus. Mereka memilih tempat-tempat yang banyak dikunjungi oleh masyarakat, agar pesan moral yang disampaikan bisa diterima dengan baik oleh warga.

"Money politik merupakan awal dari korupsi. Karena aksi membagi-bagikan uang dari para caleg jelas akan menimbulkan celah bagi mereka ketika jadi nanti untuk berpikir bagaimana caranya mengembalikan uang tersebut," ucapnya.

Mereka berharap, calon pemilih saat menentukan suaranya melihat dari visi misi dan program yang mereka sampaikan ketika kampanye. "Kalau memilih karena uang, jangan protes ketika caleg yang jadi nanti tidak menyuarakan aspirasi masyarakat. Karena suara kita sudah terbeli," tuturnya.

#Sang-Pejuang 
*Redaksi

gravatar

Apel Pengecekan Polres dalam Kesiapsiagaan Pengamanan Pemilu 2014

KUDUS-ISK- Seluruh satgas kepolisian Polres Kudus mempersiapkan pengamanan Pemilu 2014 dengan menggelar Apel pengecekan dan kesiapsiagaan pada sore tadi 6/3/2014. Apel ini di lakukan dengan tujuan melindungi dan mengayomi masyarakat ketika pada saat pelaksanaan pemilu 2014 yang tinggal 1 bulan lagi dalam berantisipasi serius kepada masyarakat  yang berbuat anarkis. 

Berbagai persiapan yang telah dilakukan, bahkan berjauh jauh hari membentuk tahapan yang telah dilaksanakan dengan cara simulasi kemarin di Alun Alun simpang Tujuh kudus  dengan jumlah 450 personil dan memperagakan sesuai kejadian sebenarnya. Keadaan inipun menunjukan adanya  kemampuan untuk  melatih kesiapan diri di setiap aparat kepolisian dalam menjalankan tugas dan kewajibanya.

Tingkat kewaspadaan dalam mengamankan saat pemilu menjadikan prioritas utama pada persiapan kali ini, apalagi pada  tahap Inti Kampanye yang tinggal 10 hari lagi, pastinya hal inipun harus dipahami setiap tahapanya karena setiap tahapan pasti akan adanya gangguan atau ancaman yang berwujud tindakan pelanggaran. Kapolda Jateng, Irjen Pol Dwi Priyatno disela-sela sambutannya menginstruksikan kepada seluruh satgas polres kudus,''Apabila ada pelanggaran yang berkaitan tindak pidana pemilu baik berupa kejahatan maka dari Tim Penyidik dan Panwas silahkan segera melakukan penyidikan, dan kepada seluruh anggota apabila melihat dan mengetahui adanya tindakan kejahatan entah berupa pengeroyokan dan lain sebagainya, maka tidak harus menunggu Panwas atau Kapolres datang, siapapun yang berada di lokasi kejadian langsung ambil tindakan,''ujarnya.

Selain itu, dalam tata aturan undang undang kepolisian bahwa sikap Polri harus berwujud Netral, artimya tidak memihak siapapun,''Sikap pada waktu pemilu 2014 nanti, tentu saja Netral, anggota tidak punya hak pilih dan di pilih. Karena anggota hanya punya satu tugas, menjamin keamanan pada TPS ''imbuhnya Irjen Pol Dwi Priyatno. 

#Sang_Pejuang #Oemam #Jivan #Gula
*Redaksi

gravatar

Dugaan Aset Desa Dijual, Warga Berdemo Menuntut Kejelasan

 KUDUS-ISK- Aksi demostran oleh masyarakat Mijen berani (Majeni) Kamis 06/2 pada pukul 09:15 WIB tadi pagi, di balai Desa Mijen kecamatan Kaliwungu yang berwujud damai anti kekerasan. Orasi yang dibacakan oleh Supriyadi dengan suara  lantang menuntut hak hak atas kepemilikan  desa yang diduga  telah disalahgunakan  oleh mantan Kades Sujono Ks.  Hak hak atas kepemilikan desa berupa tanah Bondo Desa Mijen di jual/ tukar guling kepada para orang orang yang hanya berfikir untuk kepentingan dirinya sendiri. 
Selain itu, buruknya pelayanan adanya sertifikat warga  yang terkatung-katung tidak jelas akhir penyelesaiannya dan juga mahalnya jasa pengurusan KTP dan KK membuat masyarakat geram. Sehingga warga yang berdomisili diwilayah tersebut menuntut kepada pemerintah desa untuk :
1. Segera melakukan penyelamatan aset desa Mijen dari indikasi tindakan penyelewengan untuk keuntungan sendiri.
2. Meminta Laporan Pertanggungjawaban Keuangan  dari mantan Kepala Desa  Mijen Sujono Ks.
3. Menyelesaikan permasalahan sertifikat yang sejak lama sudah terkatung-katung tanpa kejelasan
4. Pemulihan kinerja, produktifitas dan moralitas tatanan sistem pelayanan pemerintahan desa
5. Menuntut mundur perangkat Desa Mijen yang dianggap tidak cakap dalam melakukan pelayanan
6. Serta melakukan langkah mengambil jalur hukum dan melaporkan  apabila terbukti adanya indikasi suatu hal yang melanggar peraturan perundang-undangan oleh aparatur pemerintahan kepada Kepolisian atau Kejaksaan.
Adanya dugaan indikasi penyelewengan aset kekayaan desa dan tidak adanya Laporan Pertanggung Jawaban menjadikan dampak anggaran APBDES desa Mijen 2014 senilai Rp. 260.000.000,- tidak bisa di cairkan karena  ketidak jelasan mengenai  pengeluaran  Anggaran Perencanaan Belanja Pemerintah Desa Mijen tahun 2013 yang belum dilaporkan.

#Sang_Pejuang #Hkr #Mr #Tris_GB
*Redaksi


gravatar

Jalan Mangga Tertutup Bagi Roda Empat

Jalan Mangga Tertutup Bagi Roda Empat
Jalan Mangga Tertutup Bagi Roda Empat

Kudus -  Mulai Hari ini Rabu  5 Pebruari 2014 diberlakukan Rambu baru yakni kendaraan roda empat dilarang melintas Melalui Jalan Mangga atau Perempatan yang biasa disebut Gang IV ke Barat. Kebijaksanaan tersebut diambil Untuk mengurai kemacetan Lalau Lintas di titik padat.

Adapun kebijaksaan ini diberlakukan dari pukul 06.00 sampai 07.30 WIB. Setelah waktu pemberlakuan selesai maka kendaranan roda empat dapat kembali melalui jalur tersebut (Mr)

gravatar

Pencuri Helm di UMK Berhasil Dibekuk


KUDUS- Sore kemarin (15/01/2013) Kampus Universitas Muria Kudus (UMK - red) di gegerkan dengan oleh pencuri helm di area parkir umk yang tertangkap tangan sedang menjalankan aksinya, tak ayal massa pun langsung menangkap pelaku untuk di amankan , dan motor tersangka pun menjadi bulan-bulanan massa karena mereka sudah geram dengan puncurian helm yang beberapa kali terjadi di area parkir tersebut. Tersangka mengaku sudah menjalankan aksinya sebanyak empat belas kali, tersangka tersebut  merupakan salah satu mahasiswi aktif  di 
Universitas Muria Kudus Jurusan Bimbingan Konseling.

(Erwin DJ)

gravatar

Kudus Kabupaten Peduli HAM

Kudus, Selasa 11/12/2013 Kabupaten Kudus ditetapkan sebagai kabupaten peduli Hak Asasi Manusia (HAM) bersama 18 kabupaten/kota se Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI tanggal 9 Desember 2013 Nomor M.NH-29.KP.07.05 Tahun 2013. Piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI Amir Syamsudin, kemarin (selasa, 10 Desember 2013) kepada Bupati Kudus H. Musthofa yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Noor Yasin.
       
         "Berdasarkan berbagai kriteria yang dijadikan sebagai indikator penilaian, Bupati Kudus bersama 18 Bupati/walikota diberikan penghargaan atas upayanya dalam membina dan mengembangkan Kabupaten/Kota yang peduli HAM," Kata Amir Syamsudin dalam sambutannya kemarin.
"Kriteria tersebut antara lain, Hak hidup yang meliputi angka kematian ibu, angka kematian bayi dan tutupan vegitasi pada kawasan berfungsi lindung. kemudian hak mengembangkan diri meliputi presentase anak usia 7-12 Tahun yang belum memperoleh pendidikan SD, presentase anak usia 13-15 tahun yang belum memperoleh pendidikan SMP, presentase anak berkebutuhan khusus yang memperoleh pendidikan, serta Presentase penyandang buta aksara. Selain itu ada juga kriteria hak atas kesejahteraan, hak atas rasa aman serta hak perempuan", katanya.

      Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus, Noor Yasin menyampaikan rasa syukur atas diterimanya penghargaan tersebut. "Ini menunjukan bahwa Pemerintah Kabupaten Kudus sangat konsen terhadap permasalahan Hak Asasi Manusia (HAM). Dan ini juga membuktikan bahwa program-program Pemkab Kudus telah berjalan dengan baik dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat." ujarnya.
Dengan diterimanya penghargaan sebagai kabupaten peduli HAM, ini menambah deretan prestasi dan penghargaan yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten Kudus dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. (Humas)

*Oemam

gravatar

RAZIA SATPOL PP

Bersama Berbagi Informai - ISK
#isk_info

Di penghujung Kudus Expo
Satpoll PP melakukan Razia pedagang diluar Pagar Area Pameran.
Seperti dijelaskan Kepala Dinas Satpoll PP Agung melalui telepon
Kepada ISK "Hari sebelumnya kami sudah melakukan sosialisasi lewat mobil dan bertemu langsung Pedagang,Namun rupanya hal ini tak diindahkan malah meninggalkan lapaknya atau sampai tidur ditempat,Jika merujuk SK Bupati No 14 Th 2004 Tentang Ijin Pedagang Kaki lima di Kawasan Simpang Tujuh yakni jam 16.00 - 24.00 WIB"
Sehingga Satpoll PP melakukan Tindakan Pembinaan.
@Admin.

*Sang_Pejuang

gravatar

"Jambret Tertangkap di Desa Kuwukan"

Bersama Berbagi Informasi - ISK
#isk_peristiwa

Kiriman dari - (Arist Anarkisst)
"Jambret Tertangkap di Desa Kuwukan"
Kronologinya,menjambret kalung seorang ibu2 di dukuh Masin.
Kemudian kabur ke utara hingga Desa Kuwukan,sammpe Pelaku terjatuh ke jurang sedalam 2meter.
Kemudian Pelaku di masa warga setempat hingga babak belur,sekarang Pelaku di bawa ke Polsek Dawe dengan keadaan luka parah.

#Vera

gravatar

KABEL LAMPU REKLAME DIBIARKAN TERBUKA DI ATAS ASPAL

ISK,Kabel Reklame yang memanjang ke selatan yang terletak di Pembatas
Jalur Lambat di Jalan A yani tepatnya di Selatan Alun Alun Simpang Tujuh Kudus.
Seperti diketahui Kabel yang seharusnya ditanam dalam Tanah minimal sedalam 40 Cm,agar Tidak
Membahayaan Bagi Pengguna Jalan.
Hal ini dikawatirkan dengan Kabel tak tertutup Tanah atau tak ditanam Bisa menimbulkan Bahaya
terlilit,atau Tersengat saat melindas Kabel tersebut.
Kondisi ini sudah sangat lama dibiarkan,entah karena dianggap tidak berbahaya atau Menunggu
adanya Korban.
#Admin

gravatar

LIMBAH DI SUNGAI MASIH DIJUMPAI di KABUPATEN KUDUS

ISK,Kesadaran para Pengusaha ataupun para pengelola Usaha
Rasanya sangat jauh dari Tanggungjawab.mengelolaan  Limbah yang terkesan
sangat diabaikan dalam menyelesaikan persoalan Limbah yang merupakan Efek dari
kegiatan Produksi.
Seperti pada gambar Pertemuan dari anak sungai dengan Sungai di Jalan Jenderal Sudirman
merupakan penceminan Kurangnya Tanggungjawab Pengelolaan Limbah yang dihasilkan.
Hal ini sangat Merugikan Masyarakat Secara Umum dan Pribadi juga Kelak Anak cucu kita
yang sangat bergantung dari Perilaku kita saat ini.
Untuk itu Butuh peran serta Masyarakat untuk bisa membantu Negara ikut serta dan Peduli
Akan Menjaga Lingkungan bebas Polusi .

#Admin

gravatar

PENEGAKAN DISIPLIN BERKENDARA DI WILAYAH POLRES KUDUS

ISK,Jajaran Polres Kudus Menyalenggarakan OPERASI PATUH dari tanggal 4 sampai 14 July 2013
Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi angka Kecelakaan yang terjadi.
Tindakan Represif Dilaksanakan dengan target Pelanggaran Kasat Mata ( Pelanggaran yang berpotensi
Mengakibatkan Kecelakaan)misalnya ;Pemakaian Helm,Kelengkapan sepeda Motor dan Pelanggaran
Terhadap Rambu Lalu Lintas.
Operasi Patuh yang dilaksanakan untuk meningkatkan Kondisi Lebih tertib menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Saat ditemui ISK Kasat Lantas Polres Kudus AKP.Cahyo Menjelaskan Oprasi ini dilaksanakan
Untuk menghilangkan Image Masyarakat bahwa Menjelang Ngabuburit Boleh Tidak memakai Helm.Hal ini
dikhawatirkan akan menimbulkan bertambahnya Jumlah Kecelakaan yang terjadi Bilamana hal ini dibiarkan.
Lebih lanjut Kasat menjelaskan Bahwa Tindakan Represif ini dilakukan hanya sebatas Pelanggaran Kasatmata(Terlihat jelas Pelanggarannya).Namun kenyataan Dilapangan Oprasi yang dilakukan di Pertigaan
Jalan Kutilang atau gg 1 Kudus Pada tanggal 12 July 2013 pagi,Semua Kendaraan roda 2 dihentikan untuk diperiksa.
Hal ini secara Naluri hal itu sah dilakukan untuk memberikan Efek Budaya Tertib Masyarakat,Tambahnya.
#Mr.Tan

gravatar

HATI HATI DALAM GALON MINUMAN MINERAL BERSEGAL ADA BUNGKUS MINUMAN RINGAN

ISK,Bungkus sachet yang terapung saat Galon dinaikan ke atas Dispenser
Membuat terkejut seorang pegawai Instansi swasta Bernama Agus (Bukan Nama sebenarnya)
Padahal Galon dalam keadaan masih bagus Segelnya.Setelah diketahui ada benda asing yang berada
dalam Galon tersebut segera Galon diturunkan dan diganti yang baru.
Namun hal menarik dari peristiwa ini adalah,Produk minuman Mineral yang sudah sangat dikenal
bisa kemasukan Benda yang lebih tepat disebut SAMPAH.
Walaupun akhirnya pihak Distributor menukar Galon tersebut dengan Galon yang baru,Namun
peristiwa ini patut dicermati terkait Penyaringan yang dianggap Canggih tersebut.
Saat mau dikonfirmasi Pengelola maupun distributor terkesan tak memberikan jawaban memuaskan
dan Cenderung saling lempar Tanggungjawab.
Kuat dugaan ada yang berusaha memanfaatkan nama besar Produk minuman Mineral Tersebut
untuk keuntungan Pribadi.Lebih lanjut kita akhirnya sepakat bahwasannya Kita tetep harus waspada
dengan Produk apapun yang berhubungan dengan Makanan atau Minuman untuk bisa LEBIH selektif memilih jangan sampai merugikan Kesehatan.

#Mr.Tan

gravatar

PERLAKUAN KASAR SECURITY RUMAH SAKIT MARDIRAHAYU TERHADAP WARTAWAN

Kudus,Perlakuan Kasar dan tak seharusnya dilakukan oleh Oknum Sekurity Rumah Sakit
Mardirahayu Terjadi pada Hari Sabtu 29 Juni 2013 Sore,di Pintu Masuk Rumah sakit.
Ini terjadi saat Seorang wartawan menyampaikan Maksudnya Untuk Konfirmasi dengan
Narasumber di sebuah Ruangan yang Bernama Maranata,Tidak membantu tapi malah menyambutnya dengan perlakuan Kasar dan sikap yang Angkuh.
Padahal 2 Wartawan sudah mengatakan kalau dirinya sedang bertugas dan mau menemui Narasumber.
Kode Etik Jurnalistik sudah disampaikan Dengan Sopan untuk meminta tolong agar
bisa dibantu namun Rupanya Security Rumah Sakit ternama ini yang bernama Hasto dan Edy Prayitno
Menolak dengan Sangat tidak sopan dan Berusaha Mengusir Wartawan dengan Kasar kemudian membawa
Pekerja Media ini dengan Kasar menuju ruang Security seperti Penjahat.
Hal ini jelas sudah Melanggar UU 40 RI Tahun 1999 Pasal 18 Ayat 1 "Barang Siapa dengan Sengaja melakukan Tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan Ketentuan Pasal 4 Ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan Pidana Penjara Paling lama 2 tahun atau Denda paling banyak Rp.500 juta Rupiah."Kasus ini sudah dilaporkan Pihak Kepolisian Polsek Jati dan Kapolsek Jati AKP.Supriyadi
Akan memproses kasus ini sesuai Hukum yang Berlaku.
Anggota Lembaga Wartawan Indonesia (LWI)juga datang ke Polsek Jati dan beberapa wartawan lain
Juga berdatangan untuk memberikan Dukungan.
Saat di Mapolsek Jati Darto Komandan Jaga siang Juga datang namun tak bersedia memberikan keterangan
Saat ditanya ISK.Permintaan Dukungan ini akan dilayangkan ke Semua Wartawan Di seluruh Dunia terkait
Perlakuan Kasar yang seringkali diterima Awak Media.
#Mr.Tan

gravatar

LUBANG SELOKAN YANG DIBIARKAN TERBUKA TANPA PENUTUP

Kudus,Dinas Ciptakarya Tutup mata Terkait Lubang Selokan yang sudah Lama dibiarkan Terbuka
Tanpa penutup.Hal ini sangat membahayakan Pengguna Jalan di sekitar Lubang.
Terlebih tempat itu sebagai tempat yang digunakan Parkir Armada yang memuat Sayur dari Berbagai
Sentra Produsen Sayur di Jawa Tengah.Mengingat Pasar Bitingan merupakan Tempat kulakan
berbagai komoditi Hasil Bumi terutama sayuran di Kabupaten Kudus.
Diharapkan Dinas terkait segera mengambil tindakan Jangan sampai menimbulkan Korban.#Mr.Tan

gravatar

SIDANG KEPEMILIKAN SHABU DI PENGADILAN NEGERI KUDUS

Kudus,Sidang kepemilikan Shabu dengan agenda mendengarkan
keterangan saksi di Pengadilan Negeri Kudus berlangsung lancar.
Seperti diketahui Tersangka Eko Yang juga merupakan
Anggota Polres Kudus Unit Narkoba,Kedapatan membawa
2 paket sabu sabu yang ditempatkan pada 2 bungkus
Rokok.Penangkapan terjadi pada hari Jumat tanggal 25 Januari 2013,pukul 13.30 Oleh anggota Unit Narkoba Polda Jateng
di depan Masjid Agung belakang Papan Reklame atau tempat
Koran.Saat ditangkap tersangka Sedang menunggu seseorang
yang akan membeli 2 paket sabu sabu,namun Anggota Yang kedapatan membawa dan menguasai Narkoba jenis Sabu tersebut tidak dilengkapi surat Tugas.
#Mr.Tan

gravatar

MOBIL S1 80ZS DITANGKAP POLANTAS POLRES KUDUS


 

Kudus,pagi ini mobil Mercy Ditangkap aparat kepolisian Polres
Kudus karena mobil plat nomor tidak sesuai dengan SPeck TNKB .
Saat dikonfirmasi lewat telepon KasatLantas Polres Kudus AKP.Cahyo membenarkan adanya penangkapan tersebut,karena
yang bersangkutan sudah berulang kali diperingatkan dan sebelumnya juga pernah ditilang.Kejadian ini yang ketiga bisa jadi pasal yang dikenakan juga akan berbeda.
#TATA