Showing posts with label Kudus Semarak. Show all posts

gravatar

Peringati Hari Kartini, Radio Suara Kudus Gelar Lomba Mewarnai


KUDUS-ISK-Pimpinan Radio Suara Kudus, Satria Agus mengatakan bahwa semangat emansipasi Kartini tidak hanya menjadi milik orang dewasa saja, tapi juga menginspirasi anak-anak. "Ternyata anak-anak juga tahu kalo tanggal 21 April itu hari lahir Ibu Kita Kartini. Mereka juga mengerti kalau kartini itu pahlwan emansipasi wanita," ujarnya.
Lomba mewarnai ini diikuti oleh 750 lebih anak-anak TK dan RA yang ada di Kudus. Bahkan ada salah satu Taman Kanak-Kanak yang mendaftarkan 60 anak didiknya. "Anak-anak sangat antusias mengikuti lomba mewarnai dalam rangka hari kartini ke 135. Ini tak lepas dari peran aktif bapak/ibu guru pembina TK/RA masing-masing 

serta dukungan dari orang tua siswa," ujarnya.
Acara yang dimulai dari pagi hingga siang ini juga dimeriahkan dengan Safari Dongeng Ceria dari Ibu Asih yang bercerita tentang dongeng rakyat yang sangat menghibur anak-anak. Selain itu acara ini juga menampilkan Polisi Sahabat Anak yang dipandu oleh Satlantas Polres Kudus. Bripka Lia dan Briptu Mila memberikan pendidikan dini tentang rambu-rambu lalu lintas kepada anak-anak. "Kami ingin agar anak-anak mengerti tentang rambu-rambu dan aturan berlalu lintas yang baik dan benar, tentunya dengan cara bermain dan bernyanyi, agar anak-anak bisa menangkap dengan baik pesan dari kami," ucap Bripka Lia. Selain itu tujuan dari Polisi sahabat ini agar anak-anak lebih familiar dan tidak takut lagi dengan polisi. Sementara itu Ibu Asih, Guru TK IT Umar bin Khatab sangat mengapresiasi diadakannya lomba mewarnai seperti ini. "Dengan mewarnai, kreatifitas anak akan menjadi lebih baik. Anak bisa mengenal warna dan mengaplikasikan dalam lukisan," jelasnya.

Di sekolah memang diajarkan pendidikan mewarnai untuk siswa TK/RA. Tapi dengan diadakannya lomba seperti ini, anak-anak diajarkan untuk berkompetisi secara sehat dan sportif. "Dengan mengikuti lomba, anak bisa menciptakan kreasinya sendiri tanpa bantuan dari guru ataupun orang tuanya. Ini sangat bagus untuk perkembangan psikis mereka," imbuhnya. Bagi pemenang lomba mewarnai ini, mendapatkan hadiah berupa trophy dan uang dengan total 1,5 juta serta piagam penghargaan. "Semoga acara ini bisa kita selenggarakan secara rutin setiap tahunnya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya acara ini sehingga bisa berjalan dengan lancar,"tutup Satria.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke 135, Radio Suara Kudus bekerja sama dengan PT. Kalbe Farma dan Polres Kudus mengadakan Lomba mewarnai tingkat TK/RA se Kabupaten Kudus di gedung ngasirah, minggu (27/4).

#Sang_Pejuang #John



gravatar

Aksi Damai Hari Bumi Sedunia

KUDUS-ISK-Selasa 22 April 2014 jam 08.00 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus Berlangsung aksi damai dalam rangka memperingati hari bumi sedunia oleh MRC (Muria Research Center) Universitas Muria Kudus terdiri dari Mapala Arga Dahana Universitas Muria Kudus (UMK), F.Hukum UMK, Mapala Stain, Bem UMK, Bem Psikologi UMK (universitas muria Kudus dan Osis SMA 1 Bae Kudus dengan Korlap Aksi adalah M. Wijanarko sebagai Direktur MRC Ina Kudus.

 Melalui peringatan Hari Bumi yang jatuh pada setiap 22 April, kita kembali diajak untuk merefleksikan diri atas segala tindakan yang berujung rusaknya bumi. Sayang, kebanyakan peringatan Hari Bumi ini sekadar berupa perayaan seperti yang dikeluhkan oleh beberapa mahasiswa ini. Sehingga mengadakan aksi damai dengan berbagai atribut triatikal diantaranya, berkostum pelopor anti kerusakan lingkungan, berkebaya dan masih banyak lainnya hanya demi menyemarakkan dan menyerukan kepada masyarakat agar cinta lingkungan. 

Berbagai aksi yang dilakukan, diantaranya  melakukan penyebaran bulletin lingkungan, stiker yang bertuliskan "Rawatlah bumi untuk hari ini dan besok" dan membagikan bunga kepada para pengguna jalan serta menggelar spanduk yang bertuliskan "peringatan hari bumi 2014". Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih memang perlu adanya komitmen bersama diantara masyarakat. Karena menurut Wahyu Dwi Prana sebagai KORLAP MRC mengatakan,''Tanggung jawab peduli lingkungan tidak hanya dari pihak pemerintah ataupun dikalangan pelajar saja, akan tetapi semua manusia yang hidup di bumi ini,'' ujarnya disaat menyaksikan hiburan musik dari band lokal yang menjadikan nuansa tambahan pada acara tersebut. 

@Sang-Pejuang

gravatar

SD 3 TENGGELES KUDUS MENGUKIR PRESTASI


Menggali Kreativitas Anak
Belajar
Kudus,SD 3 Tenggeles yang terletak di wilayah Kudus bagian Timur memiliki potensi sumberdaya Manusia yang luar biasa.Pasalnya Sekolah tersebut berada di tengah tengah warga masyarakat yang sangat Religius.Dipimpin Kepala Sekolah H.Abdul Kodir yang memiliki prestasi sebagai guru Teladan 2 Tingakt Upt Pendidikan Mejobo diharapkan ke depan mampu mengukir prestasi yang membangggakan di Kabupaten Kudus.Dengan berbekal dana pribadi untuk membelikan laptop untuk 10 siswa serta rencana penambahan Wi-Fi untuk melengkapi kegiatan ekstra Kurikuler,diharapkan siswa tidak Gap Tek dalam era Digital seperti sekarang ini.Nampak siswa antusias mengikuti pelajaran yang diberikan mulai dari siswa kelas 3 sampai kelas 6.
Dengan berbekal tekat yang luar biasa dan kemauan yang keras segenap guru dan Kepala sekolah yang akrab dipanggil Pak Haji ini menggunakan tempat seadanya dan prasarana yang jauh dari kesan layak.Namun hal ini tidak mengendorkan semangat untuk terus berkarya buat
Mejobomencerdaskan kehidupan bangsa.Walaupun memiliki jabatan sebagai Kepala Sekolah H.Abdul Kadir masih membetulkan genting sekolah yang bocor,lantaran para guru sibuk mengajar sehingga H.Abdul Kadir rela melakukan perbaikan walaupun bukan tugasnya.Disinilah tergambar jelas bagaimana pribadi beliau yang dibanggakan segenap siswa dan wali murid sehingga jumlah murid dari tahun ke tahun tidak pernah mengalami kekurangan jumlah.
*Mr/Bastian.



gravatar

DINAS PERHUBUNGAN:Pelanggaran tempat Parkir akan ditindak Tegas!!


Kudus,Maraknya penggunaan Trotoar yang beralih fungsi Kepala Dinas Perhubungan  Didik Angkat bicara.”Mestinya saat membuat bangunan yang akan digunakan tempat Usaha mestinya memikirkan bagaimana parkir untuk pelanggan terutama untuk karyawan tempat usaha tersebut.”Artinya sampai saat ini sebagian masyarakat masih belum menyadari hak pejalan kaki.Kedepan akan diupayakan sebuah mekanisme penindakan tegas kepada pelanggaran terkait pemakaian trotoar yang tidak sebagaimana mestinya.Termasuk diantaranya beberapa toko yang menggunakan trotoar sebagai tempat parkir atau memasang tenda tenda promo.
Pembentukan kantong kantong parkir masih akan terus ditata termasuk  di Jalan Jenderal Sudirman ruas Alun Alun sampai Polres Kudus.Sebelum kantong parkir dibuat dibutuhkan Kordinasi yang melibatkan pihak Polres Kudus Satlantas,Binamarga Propinsi dan Dinas Perhubungan agar diperoleh hasil yang bisa memuaskan semua pihak sehingga kemudian hari tak ada saling menyalahkan.Kedepan setelah tempat tempat parkir terbentuk bagi yang melanggar penempatan kendaraan parkir yang tidak sesuai akan  dilakukan tindakan tegas,mulai dari penggebosan ban dan tilang oleh Kepolisian.”Karena kami belum memiliki mobil derek sehingga kami memanfaatkan apa yang ada dulu,sehingga tak perlu saling tunggu.”Hal ini jelas bertujuan untuk Kudus lebih tertib dan Rapi,sehingga menjadikan nyaman setiap pengguna jalan.
Mr/Bastian.

gravatar

Universitas Muria Kudus Serahkan 10 Gaston ke Dinas Perhubungan

Kudus,Dalam rangka Berpartisipasi dalam mensukseskan Kegiatan Pemerintah Daerah Kabupaten Kudus  Yayasan Universitas Muria Kudus menyerahkan Gaston Pembatas jalan pagi tadi 13/04 usai acara Car Free Day di Timur Alun Alun Simpang Tujuh Kudus.

Penyerahan secara Simbolis dan penandatanganan serah terima dilakukan oleh Zamhuri Ketua Yayasan UMK kepada Kepala Dinas Perhubungan yang diwakili oleh Bag.Lalu Lintas Putut.
Dalam acara ini Gaston yang digunakan sebagai pembatas jalan yang membedakan kawasan CFD dan jalan bebas Lintas kendaraan bermotor diharapkan bisa berfungsi maksimal.

"Sebagai partisipasi kalangan Akademisi dalam upaya menumbuhkan rasa memiliki dan menikmati fasilitas yang diberikan pemerintah sehingga muncul kesadaran tertib berlalu lintas dalam kehidupan bermasyarakat."Kata Zamhri di sela sela serah terima Gaston."Agar Gaston ini bisa bermanfaat untuk Dinas terkait dan Partisipasi UMK dalam mensukseskan kegiatan Pemerintah Daerah Kabupaten Kudus Khususnya acara rutin CFD,"imbuhnya.ISK.

gravatar

Pasar Pagi Pasar BITINGAN Kudus

Kudus,Pasar Paginya kota Kudus yang satu ini menjadi pusat perdagangan hasil bumi di seluruh Kabupaten Kudus bahkan sentra sentra hasil bumi di Jawa Tengah berpusat di Pasar Bitingan ini.Terletak di Pusat kota Kudus yang berdampingan dengan Kudus Plaza yang merupakan pusat perbelanjaan dan termasuk tujuan wisata keluarga.


Pasar Bitingan Kudus yang dikenal warga dengan pasar Anyar ini menjadi ramai dan hidup saat malam tiba.Bahkan mulai pukul 00.00 aktifitas para pedagang sudah mulai tampak,sehingga pihak Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar berencana memaksimalkan tempat bongkar muat agar tidak menimbulkan kemacetan.

Para pedagang dan Pembeli mempunyai waktu khusus untuk melakukan aktifitasnya yakni pada malam atau bahkan fajar antara pukul 03.00 dinihari sampai menjelang pagi.Tentusaja pada waktu tersebut harga yang ditawarkan juga sangat hemat karena merupakan harga Bakul atau istilahnya grosir.Dari sayur mayur sampai palawija semua tersedia disini,apalagi sentra makanan ringan semua mencari bahan baku palawija disini.
Pasar Bitingan yang memiliki 2 lantai dengan sayur,ikan juga daging berada di lantai atas untuk mengurangi kerumunan lalat dan alasan kebersihan.
Mr

.

gravatar

Operasi Penertiban Lalu Lintas Meminimalisir Kecelakaan di Jalan Raya


Kudus Jawa Tengah- (19/03/14) Di jalan Tanjung sore tadi pukul 17.00 WIB ada operasi zebra dengan tujuan penertiban lalulintas dan mengantisipasi kecelakaan di jalan raya. Ketika tim ISK meminta keterangan dengan Aiptu Bambang Sutaryo mengatakan bahwa “ operasi ini sebgai wujud meminimalisir kecelakaan di jalan dan pencurian motor yang sering terjadi. Dalam keadaan ini sasaran kendaraan yang dioperasi antara lain sepeda motor dan truk yang memasuki jalur kota , selain itu operasi dilakukan secara rutin setiap hari” ujarnya.


*Oemam





gravatar

Safari Jum’at, BUPATI KUDUS Memastikan Bantuan Tepat Sasaran

KUDUS-ISK (7/3) -  Bupati Kudus, H. Musthofa didampingi wakil bupati, H. Abdul Hamid dan seluruh jajarannya kembali melaksanakan kegiatan rutin yakni Safari Jum’at. Kali ini, Bupati dan rombongan melaksanakan sholat Jum’at di Masjid Raudlotul Jannah, desa Dukuh Waringin, kecamatan Dawe. Tampak warga masyarakat menyambut baik kedatangan orang nomor satu di Kudus tersebut.

Safari Jum’at kali ini merupakan yang kedua kalinya setelah disetujuinya APBD Kudus oleh DPRD Kudus. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk bersilaturahmi dengan warga Kudus sekaligus mendengar aspirasi warga. Tak hanya itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan oleh bupati untuk memastikan bahwa semua sumbangan yang berasal dari Pemkab Kudus tepat sasaran. Bupati juga menegaskan bahwa setiap bantuan dari Pemkab tidak ada potongan apapun. “Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini memang bermanfaat dan tepat sasaran. Saya tegaskan tidak ada potongan apapun. Semua bantuan dikirim melalui rekening jadi bisa dicek,” ujar H. Musthofa.

Hal lain yang menjadi konsen bupati adalah memastikan bahwa program yang telah berjalan di periode pertama kepemimpinannya, tetap berlanjut. Program yang dimaksud misalnya khitan gratis dan beasiswa pendidikan bagi siswa yang kurang mampu. “Jangan sampai ada anak putus sekolah gara-gara tidak punya uang. Pemerintah siap membantu masyarakat yang kurang mampu,” imbuh bupati. Ia menambahkan, pemerintah akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sehingga nantinya Kudus semakin baik.

Sementara itu, bupati juga berharap bahwa di tahun politik ini warga Kudus diharapkan tidak mudah untuk termakan isu. Bupati menyatakan bahwa jika ada kekurangan informasi di kalangan masyarakat, dapat bertanya ke jajaran yang lebih tinggi. “Jangan sampai ada kerusuhan, jaga kondusifitas lingkungan di tahun politik ini,” tutupnya. (humas)
#Sang_Pejuang
*Redaksi

gravatar

Gapoktan “Tambah Makmur” Adakan RAT

Kudus-ISK-Bae (4/3) – Menjelang tutup buku Tahun 2013 Gapoktan Tambah Makmur Desa Bae Kecamatan Bae mengadakan Rapat Anggota Tahunan di Aula Balai Desa Bae pada minggu (2/3). Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Camat Bae, Kepala Desa bae, BPD Bae, PPL Pertanian di wilayah Kecamatan Bae, dan pengurus Gapoktan Tambah Makmur.
Menurut Ketua Gapoktan Tambah Makmur, Moch. Rukin pada awal berdirinya Gapoktan tersebut pada tahun 2010 anggotanya hanya 25 orang saja. Seiring berjalannya waktu, sampai dengan tahun 2013 anggota Gapoktan Tambah Makmur menjadi 73 orang. “Gapoktan Tambah Makmur itu awalnya terbentuk dari 5 kelompok tani yang ada di Desa Bae,” ucapnya.
“Pada RAT yang ke-3 ini, LKM Gapoktan Tambah Makmur memperoleh laba sebesar Rp. 122.607.821,-“ tambahnya.
Dana PUAP yang diterima dari BLM ini digunakan untuk simpan pinjam di bidang pertanian non perikanan. Besarnya pinjaman kepada anggota maksimal adalah Rp. 2.000.000,- yang bisa diangsur selama 12 bulan.
Kegiatan Gapoktan Tambah Makmur selama ini adalah pertemuan rutin antara pengurus dan anggota selama 1 bulan sekali, melayani simpan pinjam agribisnis dan non agribisnis kepada anggota, mengikuti pelatihan kepemimpinan dan kewirausahaan dari instansi terkait dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk kemajuan gapoktan.
Camat BaeDrs. Abdul Halil mengatakan bahwa adanya anggapan masyarakat yang mengira dana PUAP adalah dana hibah untuk dipinjam dan tidak perlu dikembalikan karena sudah dihibahkan pemerintah kepada masyarakat. Hal tersebut perlu diluruskan karena dana PUAP itu merupakan dana bergulir kepada masyarakat sehingga harus berkelanjutan dalam pelaksanaannya.
“Kurangnya kesadaran anggota bahwa gapoktan merupakan milik bersama adalah hambatan yang menyebabkan kelompok ini kurang berkembang. Sehingga terkadang untuk mengembalikan pinjaman, pengurus harus menagih ke rumah anggota yang meminjam,” tambah Ketua Gapoktan, Moch Rukin.
Pada RAT ini juga diberikan santunan kepada anak yatim piatu di wilayah Desa Bae Kecamatan Bae, ini sudah menjadi agenda rutin pada setiap RAT Gapoktan Tambah Makmur. (humas)
 
#Sang_Pejuang
 *Redaksi

gravatar

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW KAbupaten Kudus 1435 H Tahun 2014


Kudus (27/2) – Dalam rangka memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Kabupaten Kudus menyelenggarakan pengajian akbar di pendopo Kamis (27/2) yang dihadiri oleh seluruh PNS dan masyarakat di Kabupaten Kudus. Dalam kesempatan ini pembicara adalah KH. Doeri Asyari dari Semarang.

KH Doeri Asyari menekankan kepada jamaah yang hadir untuk  terus meningkatkan iman  dan takwa kepada Allah SWT dengan menjalankan semua perintahNya. “Hidup didunia seakan tiada arti meskipun berkecukupan harta namun tidak dimbangi dengan beribadah. Karena itu ibadah jangan sampai ditinggalkan jika ingin mendapat syafaat dari Nabi Muhammad SAW kelak di akhirat,”Pungkasnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW KAbupaten Kudus 1435 H Tahun 2014

Sementara itu pada kesempatan ini, Bupati Kudus H. Musthofa juga memberikan arahan kepada jajaran PNS di lingkungan Pemkab Kudus untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pelayanan harus  dlaksanakan  dari hati dan tidak mengharapkan pamrih apapun. Ini bertujuan agar mayarakat merasa lebih nyaman. Setiap urusan yang berhubungan dengan pemerintahan tidak di persulit dan mendapat kemudahan.

Bupati berharap, utamanya PNS di jajaran pimpinan harus memberikan contoh yang baik terhadap bawahannya.” Sebagai pemimpin jangan memikirkan kebaikan yang telah dicapai, namun keberhasilan dan kebaikan dengan sendirinya akan melekat  jika pelayanan yang diberikan benar-benar dilandasi  kejujuran dan keikhlasan,” kata Bupati Kudus, H. Musthofa.

Dalam  kesempatan ini Bupati juga berpesan kepada ratusan  masyarakat yang hadir di pendopo  untuk selalu menanamkan kebenaran dan keiklhlasan dalam berkehidupan dimasyarakat. “Teladani dan ikuti tuntunan  dan ajaran Nabi Muhammad SAW. Jadikan Al Quran dan Hadist sebagai dasar kita dalam menjalani kehidupan di dunia ini,” ucapnya.(humas)







gravatar

19 PEJABAT ESELON III DAN IV DILANTIK

Kudus (25/2) – Sebanyak 19 orang Pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus, dilantik oleh Bupati Kudus Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kudus Nomor 821.2/043/2014 di pendopo Bupati Kudus pada selasa (25/2). 

“Kami ucapkan selamat kepada saudara  yang telah dilantik hari ini. Kepada yang promosi, ini merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus saudara ‘bayar’ dengan cara menunjukan kinerja yang lebih baik. Sedangkan untuk yang mutasi, hal ini merupakan hal yang wajar dan biasa dalam suatu organisasi,” Kata Wakil Bupati Abdul Hamid dalam sambutannya.

Mutasi pegawai dalam suatu organisasi bisa diartikan sebagai ‘tour of job’ yaitu sebagai seorang calon pemimpin, sebelum promosi ke jenjang yang lebih tinggi harus menjalani berbagai bidang pekerjaan. Diharapkan ketika menjadi seorang ‘top manager’ dalam suatu organisasi  mempunyai kapabilitas, kemampuan, pengalaman dan pengetahuan dalam dunia kerja. Selain itu mutasi bisa diartikan sebagai ‘refresh of job’ atau untuk penyegaran, juga ada pertimbangan-pertimbangan lain untuk kepentingan organisasi.

“Yang sangat penting dan tidak bisa ditawar dimanapun saudara bertugas, loyalitas harus dipegang teguh. Loyalitas kepada pemerintah adalah harga mati di atas segala-galanya. Sumpah dan Janji PNS bukan hanya hiasan bibir saja, tapi harus diresapai dan dipahami makna yang terkandung di dalamnya. Selain itu saudara harus loyal kepada atasan atau pimpinan sepanjang tidak melanggar aturan maupun ketentuan yang ada,” imbuh Wakil Bupati Abdul Hamid.

Pejabat eselon III yang dilantik adalah dr. Sunaryo sebagai Wakil Direktur Pelayanan pada RSUD, Susiani Puspito Rahayuningsih, S.Kep, Ners sebagai Kabid Keperawatan pada RSUD, Djoko Santoso sebagai Kabid Penunjang pada RSUD kemudian Siti Rokhimah, ST, M.Si sebagai Kabid Kebersihan dan Pertamanan pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Sedangkan untuk eselon IV pejabat yang dilantik salah satunya adalah Raden Rara Sri Kartini Hadiutami, SSTP yang sebelumnya adalah Kasubbag Keuangan pada Dinas Kependuddukan dan Catatan Sipil, mutasi menjadi Kasi Belanja Tidak Langsung pada Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah.
19 PEJABAT ESELON III DAN IV DILANTIK
19 PEJABAT ESELON III DAN IV DILANTIK

Wakil Bupati Kudus Abdul Hamid berpesan kepada pejabat yang baru saja dilantik untuk segera melapor kepada pimpinan di instansinya masing-masing. Visi dan Misi Bupati Kudus harus selalu menjadi pegangan dalam bekerja di satuan kerja manapun.

“Kerja yang baik dan berikan prestasi terbaik dimanapun anda bekerja. Jadilah PNS yang bisa diterima oleh siapa saja dan dimana saja. Bersinergi dan bekerjasamalah dengan rekan kerja di tempat yang baru. Dan yang terpenting adalah Kerja, kerja dan kerja,” kata Wakil Bupati Abdul Hamid mengakhiri sambutannya. (Humas)

gravatar

Hari Gizi Nasional, Gratis Konsultasi Gizi

KUDUS-ISK-  Car Free Day di hari Minggu 19/1 di Simpang Tujuh Kudus nampaknya ada yang berbeda dari minggu minggu biasanya dikarenakan tadi pagi pukul 06.00 WIB PERSAGI (Persatuan Ahli Gizi Indonesia - red) mengadakan bakti sosial konsultasi gizi gratis dalam memperingati Hari Gizi Nasional ke 54 dengan mengusung tema "Gizi Baik Kunci Keberhasilan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

Bakti sosial tersebut disambut dengan antusias masyarakat Kota Kudus dengan adanya partisipasi yang memberikan konsultasi gizi gratis, cek gula darah, dan tensi tekanan darah. Semoga dengan bakti sosial ini masyarakat makin mengerti akan pentingnya gizi dan mengatur pola makan.

Besar Harapan Masyarakat yang berpartisapasi dalam konsultasi tersebut adalah agar kegiatan serupa  sering digelar pada acara Car Free Day di tiap minggunya.

#Eline 
Hari Gizi Nasional, Gratis Konsultasi Gizi Kudus

gravatar

Ampyang Maulid Budaya Loram Kulon

 KUDUS-ISK- Tradisi budaya Festival Ampyang Maulid di desa Loram Kulon kecamatan Jati, yang sejarahnya berasal dari perjuangan Sunan Hadhlirin dalam berdakwah membumikan islam di bagian selatan, dengan lewat pendekatan sosial dan budaya. Pada waktu itulah ketika di bulan Maulid Nabi( Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW) Sunan Hadhlirin mengajak masyarakatnya untuk merayakannya dengan berbagai pernak pernik beragam kharakteristik yang dimiliki, sehingga sampai sekarang masih di pertahankan Budayanya walau ratusan tahun berlalu, walau tergerus dalam dunia Modernisasi. 
Selain itu, suatu sisi yang tak kalah menariknya, menjadikan khas budaya dari Loram kulon, terletak pada Hiasan Krupuk yang di susun sedemikian rupa dan di tambah serutan bambu sehingga terbentuk kriting yang kemudian menjadi sebuah bentuk yang menyerupai Ampyang.
Acara festival Ampyang sebanyak 40 peserta ini, begitu sangat mendapatkan hati dan Antusias warga dalam berpartisipasi demi menyemarakkan budaya yang telah dijadikan media dakwah islam terdahulu. Berlangsung ramainya, acara pukul 14:00 WIB di hadiri oleh Bupati kabupaten Kudus, H.Musthofa dan Wakil, H.Abdul Hamid beserta jajaran SKPD lainnya. Sebuah desa yang menjadikan tempat kelahiran H.Musthofa, Bupati kudus, memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh warga di tengah tengah sambutannya. ''Saya ingin,desa yang menjadikan desa kelahiranku, harus dapat menjadi desa percontohan atas kaya akan seni dan budayanya''ujar beliau H.Musthofa.
Tak hanya berbagi keceriaan pada event festival tersebut, berbagi kasihpun juga dapat di peruntukkan bagi orang yang tidak mampu. Seperti halnya, ketika  awal sambutannya Bupati Kudus, H.Musthofa memberikan bantuan Kursi Roda kepada Ibu Zumirah yang tadi sore tadi diwakili oleh Putranya. 
Apa yang telah dibuat sedemikian bentuk rupanya sebagai bahan pertunjukkan dari warga Desa Loram kulon, menunjukkan bahwa Besar akan partisipasinya atas festival Ampyang Maulid dengan segala bentuk kreatifitasnya, hal ini artinya bahwa Berkreatifitas seni tak pernah ada Matinya. 

#Sang_Pejuang
*Redaksi


gravatar

PORSENI, Dunia Persaingan Prestasi

 KUDUS-ISK- Menumbuh kembangkan nilai nilai kreasi atas kemampuan di setiap kalangan pelajar di dunia persaingan prestasi, Pimpinan Cabang IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama') bersama IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama') mengadakan PORSENI(Pekan Olahraga dan Seni) di hari Selasa 14/1 bertempat Gedung Gor dan Taman Krida wisata kabupaten Kudus. Acara ini di ikuti peserta  setiap delegasi masing masing kecamatan yang ada di kabupaten Kudus dengan berbagai macam perlombaan di antaranya,
1.Kategori untuk PAC(Pimpinan Anak Cabang) di setiap kecamatan, yaitu Paduan suara, Tertib Administrasi ,Teater, LCC(Lomba Cerdas Cermat),lomba Pelantikan terbaik, Footsall, Badminton, Rebana, dan Peraturan Baris Berbaris(PBB)
2. Kategori untuk Tingkat PK(Pimpinan Komisariat) di setiap sekolah, yaitu Membaca Tartil Al Qur'an(MTQ), MC Bahasa Jawa, dan Debat Bahasa Inggris.
3. Kategori untuk Ranting, di seluruh desa yaitu Reportase.
Dengan ketua panitia M.Romli dan Pimpinan Cabang IPNU, Dwi Saifullah bersama Risda Umami PC IPPNU kabupaten Kudus, mampu mendatangkan ratusan keanggotaannya yang memenuhi area ajang kompetisi dengan semangat dan antusias dalam berpartisipasi. Satu hari penuh kompetisi prestasi ini di adakan dengan perolehan hasil Akhir, Juara Umum di peroleh oleh Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Jati, Juara yang ke dua di peroleh oleh Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Kota dan juara yang ketiga di raih oleh Pimpinan Anak Cabang kecamatan Kaliwungu.
Rencananya hasil kejuaraan di tingkat Pimpinan Cabang IPNU bersama IPPNU kabupaten kudus ini, akan di tingkatkan ke arah Pimpinan Wilayah, dimana ajang kompetisi ini mewakili dari kota masing masing dan berkompetisi seluruh wilayah sekaresidenan Pati.

#Sang_Pejuang
*Redaksi


gravatar

Sunatan Masal Dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H/2014 M

Bupati Kudus : “Kalo sakit di khitan, sebut nama pak bupati Musthofa".

Kudus – Bagi sebagian anak, saat khitan merupakan sesuatu yang cukup menakutkan karena identik dengan rasa sakit. Oleh karena itu, dihadapan puluhan anak yang akan di khitan pagi ini, bupati Kudus, H. Musthofa sambil bercanda memberikan ‘resep’ istimewanya. “Khitannggak sakit kok. Kalo sakit, sebut nama pak bupati Musthofa. Pasti gak sakit lagi” ujarnya diikuti senyum dan tawa anak-anak.

Sunatan Masal Dalam  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H/2014 M

Pagi itu sekitar 46 anak berada di Masjid Agung Kudus. Mereka akan mengikuti acara khitan masal yang diselenggarakan masjid tersebut dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H/2014 M. Menurut panitia, acara ini merupakan agenda tahunan dalam memperingati hari besar Islam, diantaranya adalah Maulid Nabi Muhammad SAW ini.

Sementara itu, Bupati Kudus yang hadir didampingi oleh Wakil Bupati Kudus, H. Abdul Hamid, menyampaikan harapannya agar anak-anak yang dikhitan nantinya akan melanjutkan perjuangan untuk membangun negeri ini. “Bahkan harus punya cita-cita tinggi. Boleh jadi Bupati, wakil bupati atau pejabat yang lain”, katanya.

Dirinya mengajak kepada semua yang hadir untuk bersama-sama mendoakan anak-anak yang akan berjuang untuk mengarungi masa depan. semoga menjadi anak soleh, berbakti kepada orangtua, memperkuat agama islam, dan menjadi pemimpin bangsa di kelak kemudian hari. “Semoga acara khitan ini ada manfaatnya. Terima kasih kepada pengurus masjid agung, semua pihak yang membantu, dan juga termasuk terima kasih kepada Djarum foundation atas dukungan terhadap acara ini”, ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, wakil bupati juga ikut memberikan semangat kepada anak-anak. “Beruntunglah kalian dikhitandiusia masih belia. Nabi Ibrahim saja dikhitan di usia 80 tahun”, katanya. Dirinya menjelaskan bahwa dengan berkhitan, kita mengikuti jejak Nabi Ibrahim, sebagai pemimpin umat manusia setelah melalui ujian. “Maka belajarlah yang rajin, berbakti kepada kedua orang tua dan bapak ibu guru agar di masa depan kalian sukses untuk meraih masa depan dengan bekal ahlak yang baik. Sehingga dengan generasi yang baik itu, Kudus menjadi kota yang maju dengan masyarakat yang semakin sejahtera”, tutupnya.

(Humas Pemkab. Kudus) 


gravatar

Touring IMPI Sebagai Ajang Silatuhrahmi

KUDUS_ISK- Pertama kali-nya Kota Kudus jadi tuan rumah event Touring Triwulan IMPI (Ikatan Motor Pos Indonesia) Korwil VI Jawa tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.  Acara yang di laksanakan 11-12 januari 2014 ini begitu semarak, pasalnya berbagai kegiatan di gelar, dari ajang persahabatan Turnamen Futsal, Rolling Thunder,dan acara puncaknys bertempat di bumi perkemahan kajar kecamatan dawe tepatnya di lereng gunung muria. Di kesempatan ini acara ini di hadiri sebanyak kurang lebih 1000 motor dan di hadiri  pula Direktur Utama (Dirut) Pos Indonesia Budi Setiawan yang pusat Kantor Pos-nya berada di kota Bandung Jawa Barat dan juga dari Polres Kudus yang di wakili oleh Ka.satlantas AKP Ihram.


Ketua panitia bro Dafi (sapaan akrabnya) kepada Warta ISK menjelaskan bahwa acara yang di sajikan meliputi Goyang caesar, Pentas seni Tradisional Tari Kretek yang di peragakan dari siswi SMP 5 Kudus dan tidak ketinggalan juga Bhakti sosial ke panti asuhan Darul Hadlonah, Panti asuhan Darul Muntamah dan PA Samsah.




Klub yang berawal dari hoby touring ini setidaknya bisa menjadi pelopor keselamatan di jalan raya dalam bertugas, juga diharapkan acara ini mampu membawa dampak positif terhadap semuanya tanpa terkecuali, dan membuktikan bahwa Ikatan Motor Pos Indonesia (IMPI) mampu memberikan sumbangsih pada negara Indonesia sesuai slogannya "Tanpa sekat tanpa batas".

#Sang_Pejuang #Jivan
*Redaksi


gravatar

5 Januari ditetapkan sebagai Hari Pedagang Kaki Lima (PKL) Kudus

Buapati Kudus H. Musthofa


Alun-alun simpang tujuh Kudus berubah menjadi lautan pedagang kaki lima, pada hari minggu 5 januari 2014. Terlihat wajah sumringah dan senyum ceria diantara kerumunan massa yang menaiki sepeda motor dan tampak gerobak PKL diatas sepeda motor mereka. Pada hari ini Bupati Kudus H. Musthofa menyerahkan bantuan gerobak PKL kepada 915 pedagang.
"Pergunakan bantuan ini dengan baik, benar dan bertanggung jawab bantuan tersebut. Taati aturan dan ketentuan yang berlaku, terkait tempat dan jam berjualan jenengan semua. Pemerintah Kabupaten Kudus telah memberikan ruang dan wadah bagi PKL seluas-luasnya untuk berusaha, "kata Bupati Kudus H. Musthofa dalam sambutannya.

"Pada Hari Ini 5 Januari 2014 saya tetapkan sebagai Hari PKL Kabupaten Kudus." Imbuh Bupati Kudus.

"Bantuan senilai 3,1 miliar ini bersumber dari DBHCHT 2013, kami serahkan kepada 937 PKL. Anggaran ini kami gunakan untuk memberikan bantuan hibah gerobak kepada 800 orang PKL sekolah, 70 orang PKL Kaliputu dan 45 orang PKL Gang I. Selain itu juga untuk melanjutkan penataan tempat berusaha bagi 8 PKL di Jl. R. Agil Kusumadya dan 10 PKL di Halaman GOR Wergu Wetan Kudus," kata Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Sudiharti.

"Bantuan ini kami berikan dengan tujuan untuk mengangkat harkat dan martabat Pedagang Kaki Lima yang selama ini terpinggirikan. Selain itu ini juga merupakan tugas, pokok dan fungsi dari Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar dalam membina para pedagang kaki lima dan asongan. Selain itu hal ini merupakan salah satu program Pemkab sesuai visi Bupati Kudus Terwujudnya Masyarakat Kudus yang Semakin Sejahtera, " imbuh Sudiharti.
Acara ini dilanjutkan dengan konvoi 800 orang PKL Sekolah bersepeda motor mengelilingi kota Kudus. Semoga ke depan para PKL dapat berjualan dengan baik, aman, nyaman serta menjaga lingkungan sekitarnya. (Humas)

gravatar

Ampyang Maulid Loram Expo 2014


Ampyang Maulid dan Loram Expo 2014 Kali ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Acara tersebut akan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 14 Januari 2014.


Adapun start Ampyang Maulid start dari lapangan Kongsi Loram Wetan pukul 13.00 dan Finish ada di halaman Masjid At Taqwa Loram Kulon. Bagi sedulur ISK yang ingin meyaksikan kirab Budaya Ampyang maulid silahkan hadir dan menyaksikan di sepanjang jalan yang di lalui, mulai lapangan kongsi hingga Masjid Wali At Taqwa Loram Kulon.

Selain yang diatas adapula Loram Expo yang diadakan di Gedung Pengajian NU Loram Kulon Pada tanggal 8 Januari sampai 14 Januari 2014 dimana stand dibuka pada jam 08.00 WIB  sampai dengan 21.00 WIB.Pada acara tersebut panitia juga menampilkan kretifitas masyarakat dan lomba terbang papat. Jadi jangan sampai ketinggalan untuk menyaksikan pesta rakyat tersebut dan ambil hikmah di balik semua kegiatan AmpyangMaulid dan Loram Expo 2014.

#cambria 
Informasi diatas dipersembahkan oleh souvenirbagus & grosirkudus

gravatar

Patung Selaras Dan Seimbang ( Pertigaan Pentol Kudus )

Patung Pertigaan Pentol Kudus
Patung Selaras Dan Seimbang

Kudus terkenal dengan kota kretek, namun tidak hanya hasil kretek saja yang dibanggakan kabupaten terkecil di Jawa Tengah patung-patung kokoh pun berdiri tegak menhiasi kota ini yang menjadikan Kota ini sebagai hasil karya seni paling tinggi dalam budaya manusia.

Patung Selaras dan  Seimbang yang berada di Pertigaan Pentol merupakan hasil karya  Pematung Benny Ronald Tahalele yang dibantu dengan Assisten pematung Iwan Aswan, Tehnisi A. Hargono Soegijo yang di Produksi oleh Triyasa Studio Jakarta. Tingginya 500 centimeter, dengan bahan baku logam yang dicairkan dan dituang (panas), logam cetak dengan tehnik electropalting. Setumpu berbahan baku andesit atau batu candi. Patung ini merupakan hasil kerjasama antara Pemda Kudus dengan PT. Djarum.

Adapun makna yang tersirat dalam Patung Selaras dan Seimbang tersebut adalah satu kondisi fundamental bagi seorang atau suatu bangsa untuk siap tinggal landas menuju dan mencapai hal-hal baru.

#cambria
Informasi diatas dipersembahkan oleh souvenirbagus & grosirkudus