Showing posts with label Kuliner. Show all posts

gravatar

Sate Kerbau Yang Begitu Lezat


Kuliner dengan rasa khas kota kudus, berbeda dengan sate yang pada umumnya. Bahan dasar dengan tekstur daging kerbau memang terkenal lebih kasar dan rasanya sedikit lebih liat. Ini karena kerbau banyak memakai ototnya untuk bekerja dibandingkan sapi. Sehingga mempunyai cita rasa yang tinggi dan menjadi kuliner favorit masyarakat Kota Kudus. Bahkan sampai sekarang penikmatnya pun ada dari luar Kota Kudus. 

*Oemam

gravatar

Jawaban Sertifikasi Halal Han's Bakery

Kudus - Informasi yang simpang siur terkait Produk Roti "Han's" yang beredar di masyarakat akhirnya terjawab. Pagi 2/2/14 ISK bersama ketua MUI Kudus KH.Syafiq Nashan menyambangi proses produksi roti Han's di Jalan A.Yani. Proses dan penyimpanan bahan baku kita lihat satu per satu.
Mulai dari bahan baku Margarin, minyak padat, minyak goreng semuanya dari perusahaan yang sudah bersertifikat "Halal".

Roti Han's Kudus
Jawaban Serifikasi Halal Han's Bakery

Artinya dugaan terkait bahan baku yang digunakan mengandung lemak babi tidak benar. Hal ini juga didukung dari data sertifikat yang dilampirkan dalam pengajuan sertifikasi Halal oleh MUI Jateng yang tinggal menunggu Auditor. Ketua MUI Kh.Syafiq Nashan juga menandaskan "Saat diketahui bahwa Bahan yang digunakan, proses yang berjalan tidak mengandung lemak babi atau hasil dari olahan babi artinya makanan tersebut Halal adanya. 


Kelengkapan administrasi yang harus beberapa kali kurang tercukupi membuat Proses terasa lambat. Kordinasi MUI Kudus dengan MUI Jawa Tengah diharapkan bisa segera Memperlancar Proses penerbitan sertifikat Halal agar masyarakat tak lagi merasa was was. Sampai saat ini dari keseluruhan perusahaan Roti Bakery di Kudus belum semuanya memiliki sertifikat Halal. Oleh karenanya informasi yang sempat menghebohkan tentang dugaan adanya proses pemakaian lemak babi dalam peroduk roti Han's sudah bisa ditepis.Bahan bahan yang digunakan dan proses yang dilalui tak mengandung bahan haram tersebut.Di sela kunjungan Ketua MUI Kh.Syafiq Nashan sempat mencicipi donat yang masih fresh.

@Mr/Sang_Pejuang/Jivan.

gravatar

Lentog Tanjung


Kudus, everyday is culinary days

Lentog artinya Lontong. Dahulu, penjualnya berasal dari Desa Tanjungkarang (Tanjung). Maka dinamai Lentog Tanjung. Namun kini telah menyebar ke seluruh pelosok kota Kudus. Yang unik dari lentog adalah ukuran lontongnya yang sebesar betis orang dewasa. Biasanya lentog tanjung dinikmati sebagai menu untuk sarapan, terdiri dari 3 bahan utama, ada lontong yang dipotong kecil-kecil, sayur gori (nangka muda) dan lodeh tahu.

Lentog Tanjung terdiri dari 2 kata, lentog dan tanjung. Lentog atau yang biasanya disebut lontong adalah sebuah makanan yang yang terbuat dari beras yang dibungkus daun pisang . Sedangkan tanjung (Tanjungkarang) adalah sebuah desa yang berada tepatnya di kecamatan Jati Kab. Kudus, Jawa Tengah. Ya memang makanan khas pagi ini dahulu hanya berasal dari desa sana dan hanya dijual di sekitar daerah tersebut dan ramai pada saat hari Minggu atau libur. Sekarang pun masih ada, walaupun dibeberapa tempat di lain desa juga berdiri warung warung yang menawarkan lentog Tanjung.

Di sajikan di atas piring kecil yang dialasi daun pisang serta taburan bawang goreng, membuatnya semakin gurih saat disantap. Selain tampilannya yang sederhana, untuk memakannya juga tidak menggunakan sendok, namun menggunakan suru (sendok dari daun pisang).

Join yuk di grup Info Seputar Kuliner,  untuk bisa berbagi cerita mengenai cita rasa khas Kudus 


 source : wikipedia

#cambria

Powered by GrosirKudus

gravatar

5 Januari ditetapkan sebagai Hari Pedagang Kaki Lima (PKL) Kudus

Buapati Kudus H. Musthofa


Alun-alun simpang tujuh Kudus berubah menjadi lautan pedagang kaki lima, pada hari minggu 5 januari 2014. Terlihat wajah sumringah dan senyum ceria diantara kerumunan massa yang menaiki sepeda motor dan tampak gerobak PKL diatas sepeda motor mereka. Pada hari ini Bupati Kudus H. Musthofa menyerahkan bantuan gerobak PKL kepada 915 pedagang.
"Pergunakan bantuan ini dengan baik, benar dan bertanggung jawab bantuan tersebut. Taati aturan dan ketentuan yang berlaku, terkait tempat dan jam berjualan jenengan semua. Pemerintah Kabupaten Kudus telah memberikan ruang dan wadah bagi PKL seluas-luasnya untuk berusaha, "kata Bupati Kudus H. Musthofa dalam sambutannya.

"Pada Hari Ini 5 Januari 2014 saya tetapkan sebagai Hari PKL Kabupaten Kudus." Imbuh Bupati Kudus.

"Bantuan senilai 3,1 miliar ini bersumber dari DBHCHT 2013, kami serahkan kepada 937 PKL. Anggaran ini kami gunakan untuk memberikan bantuan hibah gerobak kepada 800 orang PKL sekolah, 70 orang PKL Kaliputu dan 45 orang PKL Gang I. Selain itu juga untuk melanjutkan penataan tempat berusaha bagi 8 PKL di Jl. R. Agil Kusumadya dan 10 PKL di Halaman GOR Wergu Wetan Kudus," kata Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Sudiharti.

"Bantuan ini kami berikan dengan tujuan untuk mengangkat harkat dan martabat Pedagang Kaki Lima yang selama ini terpinggirikan. Selain itu ini juga merupakan tugas, pokok dan fungsi dari Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar dalam membina para pedagang kaki lima dan asongan. Selain itu hal ini merupakan salah satu program Pemkab sesuai visi Bupati Kudus Terwujudnya Masyarakat Kudus yang Semakin Sejahtera, " imbuh Sudiharti.
Acara ini dilanjutkan dengan konvoi 800 orang PKL Sekolah bersepeda motor mengelilingi kota Kudus. Semoga ke depan para PKL dapat berjualan dengan baik, aman, nyaman serta menjaga lingkungan sekitarnya. (Humas)

gravatar

RUJAK ES KRIM

 Pada dasarnya makanan rujak biasanya rasanya pedas saja, namun Rujak ini beda dari yang lain. ketika kita membayangkan makanan Rujak Es krim pasti bertanya-tanya "Rasannya bagaimana ya min ?"

Nah dari pada penasaran seperti apa rasanya, ketika rujak es krim masuk ke mulut rasanya itu ada Pedas bercampur dengan manis. ketika kita santap di mulut seolah-olah meledak bagaikan bom atom dan lembut di lidah, selain uenak harganya pun terjangkau hanya Rp. 3500. Rujak Es krim ini asal mulanya berasal dari area Pakulaman D.I.Y Yogyakarta. Kalau anda mau mencicipi makanan tersebut tidak seharusnya datang ke jogja, di kota kita sendiri (Kudus) juga ada semisalnya di Jalan Lingkar Utara depan UMK (Universitas Muria Kudus).





*Oemam *Sang Pejuang

gravatar

Angkringan KYU-KYU

Angkringan KYU-KYU 
(jln. KH. Wachid Hasyim - Panjunan kulon) - selatan soto djatmi.
Menyajikan menu2 Angkringan lain dari pada yang lain.
# Paket 1 : Kentang goreng + skolep + es/the anget
# Pajet 2 : Kentang goreng + sosis bakar + es/teh anget
# Paket 3 : Kentang goreng + Bakso bakar + es/teh anget
# Paket 4 : Roti bakar + es/teh anget
# Paket 5 : Pisang bakar + es/teh anget

Dijamin Jozz....