Showing posts with label Bisnis Hari ini. Show all posts

gravatar

Pasar Pagi Pasar BITINGAN Kudus

Kudus,Pasar Paginya kota Kudus yang satu ini menjadi pusat perdagangan hasil bumi di seluruh Kabupaten Kudus bahkan sentra sentra hasil bumi di Jawa Tengah berpusat di Pasar Bitingan ini.Terletak di Pusat kota Kudus yang berdampingan dengan Kudus Plaza yang merupakan pusat perbelanjaan dan termasuk tujuan wisata keluarga.


Pasar Bitingan Kudus yang dikenal warga dengan pasar Anyar ini menjadi ramai dan hidup saat malam tiba.Bahkan mulai pukul 00.00 aktifitas para pedagang sudah mulai tampak,sehingga pihak Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar berencana memaksimalkan tempat bongkar muat agar tidak menimbulkan kemacetan.

Para pedagang dan Pembeli mempunyai waktu khusus untuk melakukan aktifitasnya yakni pada malam atau bahkan fajar antara pukul 03.00 dinihari sampai menjelang pagi.Tentusaja pada waktu tersebut harga yang ditawarkan juga sangat hemat karena merupakan harga Bakul atau istilahnya grosir.Dari sayur mayur sampai palawija semua tersedia disini,apalagi sentra makanan ringan semua mencari bahan baku palawija disini.
Pasar Bitingan yang memiliki 2 lantai dengan sayur,ikan juga daging berada di lantai atas untuk mengurangi kerumunan lalat dan alasan kebersihan.
Mr

.

gravatar

BUPATI KUDUS: Pasar Kliwon, Tanah Abangnya Jawa Tengah



 KUDUS-ISK-Setelah terkena musibah pada tanggal 20 September 2011, kini pasar Kliwon Kudus telah berubah. Dari penataan infrastruktur hingga geliat perekonomian terus membaik. Hal ini bisa dilihat dari omzet per hari sekarang mampu menembus angka yang fantastis, Rp. 12 miliar!
Dilengkapi dengan tangga berjalan (eskalator, red), membuat kesan Kliwon sebagai pasar tradisional yang kumuh dan kotor pun sirna. Pasar terbesar se-pantura timur ini menjadi pusat belanja masyarakat yang mencakup area eks-karesidenan Pati dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah.
Bupati KudusH Musthofa yang hadir pada acara Kliwon Fashion festival, Minggu (23/2) mengatakan bahwa Kliwon merupakan kata kunci pusat perekonomian di Kudus. Pasar Kliwon kini telah tertata rapi, baik, bersih, dan menarik. Sehingga nyaman sebagai tempat belanja atau hanya sekadar jalan-jalan.
”Bukan hanya sebagai tempat pusat aktivitas perekonomian, Pasar Kliwon kini juga sebagai tempat berwisata,” ujar H. Musthofa, Bupati Kudus.
Selain ingin menghilangkan Kliwon sebagai pasar tradisional yang kotor, acara fashion festival ini juga ingin membuat pasar Kliwon setara dengan pasar modern. Gairah perekonomian pun ingin ditumbuhkan, sehingga lebih dikenal bukan hanya di pantura timur, namun ke seluruh Indonesia. Kegiatan ini menampilkan semua fashion yang dipasarkan di pasar Kliwon yang akan berimbas memacu potensi masyarakat untuk lebih kreatif.
”Di pasar Kliwon ini, semuanya ada. Dengan omzet yang besar, sehingga bisa saya katakan bahwa Pasar Kliwon merupakan tanah abangnya Jawa Tengah,” tambahnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa keberhasilan bangkitnya kembali perekonomian di Pasar Kliwon tak lepas dari peran semua pihak. Mulai dari pemerintah daerah melalui dinas terkait hingga pengusaha dan pedagang serta masyarakat. Karena musibah yang pernah terjadi jangan dimaknai sebagai bencana. Namun, sebagai hikmah untuk bangkit dan menata kembali perekonomian di Kudus.
Sebagai penutup, Bupati berpesan kepada para pedagang untuk memosisikan customer sebagai raja. Sehingga harus dilayani dengan sepenuh hati dan senyum keramahan. Karena keramahan dan kesantunan menjadi kunci untuk keberhasilan dalam berusaha/bisnis. Yang pada akhirnya, kesejahteraan akan mampu terwujud. 

#Sang_Pejuang
*Redaksi

gravatar

Bisnis Ikan Hias Yang Menguntungkan


Bisnis ikan Hias di Kabupaten Kudus saat ini sangat menguntungkan Pasalnya ikan ikan hias yang didatangkan dari luar kota mampu memperoleh laba 25 persen. Bisnis ini sangat jarang pemain asal Kudus diharapkan ke depan 

lebih menggairahkan para peternak ikan hias agar mampu ambil bagian dalam usaha ini ...


@Mr.
*Oemam

gravatar

Tips Menghemat Tagihan PAM


Bagaimana cara menghemat air PAM?

Ada 10 tips menghemat penggunaan air PAM, yaitu :
1. Waspadai agar instalasi pipa air setelah meter air tidak bocor. 

2. Waspadai agar stop kran tidak dalam kondisi dol / rusak.
3. Waspadai terhadap meter air yg sudah tidak akurasi.
4. Cuci kendaraan anda, di tempat pencucian mobil / motor.
5. Atur pembukaan stopkran, apabila tekanan air kencang jangan dibuka penuh, karena akan berpengaruh pada cepat / lambatnya putaran jarum meter air.
6. Siram tanaman dengan air secukupnya atau siasati dengan menggunakan air sisa cucian ( air cucian beras / leri atau air sisa cucian lainnya yg rama lingkungan ).
7. Matikan kran air setelah digunakan.
8. Gunakan mesin cuci pakaian yg hemat air.
9. Sebaiknya mandi dengan menggunakan shower.
10. Segera lapor ke Kantor PDAM apabila terjadi kejanggalan terhadap pemakaian air.




Baca Juga Penyesuaian Tarif PDAM Kudus  . Demikian Tips Menghemat Tagihan PAM semoga bermanfaat.

sumber :
PDAM Kudus (Boedi Utomo)
#hkr #sang_pejuang #cambria

powered by souvenirbagus

gravatar

Penyesuaian Tarif PDAM Kudus



 
KUDUS - Dalam 3 (tiga) tahun terakhir PDAM Kudus berupaya mengendalikan biaya, menekan kebocoran air, menekan konsumsi listrik dan upaya lain yang diperlukan. Namun upaya-upaya tersebut tidak bisa mengimbangi laju kenaikan biaya operasional akibat kenaikan BBM, Tarif Dasar Listrik (TDL), inflasi tahunan, material/bahan dan biaya lainnya sejak tahun 2010 sampai sekarang.

Untuk menjaga pelayanan dalam hal kualitas, kuantitas dan kontinuitas air, meningkatkan kecepatan dan kemudahan akses pelayanan. Selain itu untuk peningkatan kinerja perusahaan serta perluasan cakupan pelayanan wilayah baru. Maka akan diberlakukan penyesuaian tarif air minum PDAM Kudus tahun 2014. Sesuai dengan SK Bupati Nomor: 539.4/596/2013 tanggal 17 Desember 2013. Penyesuaian tarif air minum akan diberlakukan secara bertahap sejak tahun 2014-2018. Direncanakan akan berlaku efektif untuk pemakaian bulan Januari 2014 dan akan ditagihkan bulan Pebruari 2014 
 Dalam penyesuaian tarif ini PDAM Kudus tetap masih menjalankan fungsi sosial yaitu tetap memberikan subsidi atau tidak melakukan penyesuaian tarif untuk kelompok pelanggan sosial, sosial khusus dan rumah tangga 1 (pra sejahtera).
Tarif Baru PDAM
Tarif PDAM Kudus

 
Penyesuaian tarif air minum tersebut sesuai proyeksi kami sampai 2 tahun kedepan masih belum mampu memulihkan biaya operasional secara keseluruhan, tetapi hanya untuk mengurangi beban subsidi tarif air yang selama ini kami berikan kepada pelanggan.
Demikian kami sampaikan pemberitahuan ini kepada pelanggan setia kami, untuk menjadikan maklum. Besar harapan kami agar pelanggan PDAM Kudus bisa memahami dan secara bijak mengendalikan dalam mengkonsumsi air. 
sumber : PDAM Kudus
powered by GrosirKudus  
(cambria)
 

gravatar

HUJAN SEHARI, SEPI PEMBELI

KUDUS-ISK- Hujan yang terus mengguyur tadi pagi, Rabu 1/1/2014 membuat keadaan pasar Wates kecamatan Undaan, tergenang air setinggi 30 Cm di karenakan tidak adanya saluran air pembuangan. Sehingga hal ini banyak tempat kios yang tergenang air penuh berlumuran tanah.
Keadaan geografis yang seperti itu dan curah hujan yang terus mengguyur, efeknya perekonomian pedagang hari ini, sepi pembeli  dalam arti kurang memuaskan penghasilannya. Ibu Ngatminah (80) yang berjualan baju perempuan mengatakan, ''penghasilan hari ini tidak selarisnya kemarin yang tiap ada pembeli tertarik untuk memilikinya. Sehingga penghasilannya kurang dan kalau pun banjir di setiap musim hujan, itu sudah biasa'' ujarnya.
Selain itu situasi jalan yang masih alami, (tanah) yang membuat jalan becek di setiap hujan datang, maka hal inipun juga dapat mempengaruhi daya tarik pembeli.

#Sang_Pejuang
*Redaksi

gravatar

JATUH BANGUN, MERINTIS KHAS KOPI JETAK

KUDUS- ISK-Siapa yang tak sangka, Usaha Mikro Kecil Menengah kopi bubuk ini, menjadikan Pusat khas Kopi Jetak di kabupaten Kudus yang masih bertahan hingga sampai saat ini di dalam dunia persaingan komoditas kopi yang perkembangannya semakin pesat. Kusyanto (40) pemilik UMKM Khas kopi jetak ini, yang beralamat Desa Mijen kecamatan Kaliwungu, di jalan Pasar Jetak lama No: 91 yang lebih tepatnya Depan kantor Bank BKK Kaliwungu, mengatakan sudah 20 tahun menjalankan usaha kopi khas jetak yang proses perjalanannya di penuhi lika liku, jatuh bangun untuk mempertahankan usahanya.
 
Dinamakan Khas Kopi Jetak karena di sisi lain yang tempat tinggalnya beralamat desa Jetak kecamatan kaliwungu, faktor lain kebiasaan orang terdahulu yang suka merokok dengan cara mengoleskan kopi kental basah agar nikmat di hisapnya.Cara itulah banyak yang mengucapkan kopi kental basah itu menyebutnya kopi jetak. Sehingga pengolahan kopi yang di ciptakan oleh orang terdahulu menamakannya Kopi Jetak yang masih bertahan sampai saat ini.

Cara pengolahan kopi jetak oleh Pak Yanto (Nama Akrabnya) menerima bahan mentah berupa biji kopi yang dari kota Lampung kemudian mengolahnya dengan mesin sederhana dan menjadikan biji kopi tersebut kopi bubuk khas jetak yang di kontribusikan dimana mana. Kualitas kopi khas jetak ini, terdapat pada rasanya yang berbeda lain dari pada lain tentunya sangat nikmat, beraroma khas dan harganya terjangkau. Dua warna yang terpisah dan berbeda ukuran beratnya, yaitu 250 Gram di hargai Rp 10.000,- dan yang 100 Gram di hargai Rp 5.000,- sehingga pemasarannya dari produk kopi bubuk ini sampai ke luar kota, Semarang, DIY Yogyakarta dan daerah pulau jawa lainnya. 
#Sang_Pejuang
*Redaksi

gravatar

KEJAR TARGET, UNTUK MENYELESAIKAN REHAB PASAR KLIWON

 KUDUS- 24/12/2013 Masa pembongkaran Kios sementara pasar kliwon yang seharusnya target jatuh pada tanggal 2O Desember kemarin, kini menjadi tanggal 25 Desember besok, di karenakan tenaga Sumber Daya Manusia terbatas. Padahal masih banyak kios yang harus di bongkar, sehingga hal ini butuh adanya penekanan kinerja yang lebih giat untuk mencapai target sesuai harapan agar para penjual dagangan bisa menempati tempat tersebut.
 
Rencananya, tanggal 26 Desember nanti, akan adanya pemutusan listrik seharian penuh guna meneliti dan merapikan kebel listrik agar tidak adanya hubungan arus pendek. Sehingga hal ini dari Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar butuh adanya kroscek di setiap tempat untuk mengevaluasi dari apa saja yang kurang agar di benahi, dengan harapan awal tahun 2014 sudah mendapatkan Peresmian dari Bupati kabupaten Kudus, H.Musthofa.

#Sang_Pejuang #Oemam
*Redaksi

gravatar

Pedagang

Foto: BERSAMA BERBAGI INFORMASI-ISK  #ISK_NIAGA  Di komplek pemakaman Sunan muria selain ramai dikunjungi oleh para peziarah setiap harinya juga membawa berkah tersendiri pedagang disekitar .Disitu banyak sekali para pedagang mulai berdagang kuliner sampai berdagang sovenir yang beraneka ragam seperti jam tangan,cincin,kalung,hiasan dinding dll.  #AGS_SPRBERSAMA BERBAGI INFORMASI-ISK
#ISK_NIAGA

Di komplek pemakaman Sunan muria selain ramai dikunjungi oleh para peziarah setiap harinya juga membawa berkah tersendiri pedagang disekitar .Disitu banyak sekali para pedagang mulai berdagang kuliner sampai berdagang sovenir yang beraneka ragam seperti jam tangan,cincin,kalung,hiasan dinding dll.

#AGS_SPR

gravatar

BIOLA KOTA KUDUS.

Foto: Bersama Berbagi Informai - ISK #isk_niaga   kiriman : Andra Gumilang Tamziz BIOLA KOTA KUDUS.  Biola buatan Kang Ngatmin bersaing dengan biola produk Cina yang membanjiri pasar Indonesia. Kang Ngatmin adalah produsen biola satu- satunya di Kota Kudus, yang tinggal di lereng Makam Sunan Muria, Gunung Muria, Colo Kudus Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Saya rasa Pesaing Biola terberat adalah tentunya produk Cina, Biola Kang Ngatmin dipatok dengan harga mulai Rp 1 juta hingga Rp 2 juta, "Tergantung Desain". Kalau kata saya ya "Ono Rego Ono Rupo" ( ada harga ya ada barang-red ), Padahal harga produk Cina dijual lebih murah, yakni berkisar Rp 500 sampai 800 ribu. Tentunya biola buatan Kang Ngatmin lebih bagus bila dibandingkan produk Cina. Salam Niti Tentrem.  #iemaBersama Berbagi Informai - ISK
#isk_niaga


kiriman : Andra Gumilang Tamziz
BIOLA KOTA KUDUS.

Biola buatan Kang Ngatmin bersaing dengan biola produk Cina yang membanjiri pasar Indonesia. Kang Ngatmin adalah produsen biola satu- satunya di Kota Kudus, yang tinggal di lereng Makam Sunan Muria, Gunung Muria, Colo Kudus Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Saya rasa Pesaing Biola terberat adalah tentunya produk Cina, Biola Kang Ngatmin dipatok dengan harga mulai Rp 1 juta hingga Rp 2 juta, "Tergantung Desain". Kalau kata saya ya "Ono Rego Ono Rupo" ( ada harga ya ada barang-red ), Padahal harga produk Cina dijual lebih murah, yakni berkisar Rp 500 sampai 800 ribu. Tentunya biola buatan Kang Ngatmin lebih bagus bila dibandingkan produk Cina. Salam Niti Tentrem.

#iema

gravatar

BISNIS

Bersama Berbagi Informasi - ISK
#isk_bisnis

Kudus Merupakan kota Kecil dengan Potensi
Yang sangat Besar dari faktor Kultur serta Budaya
yang Mampu membawa Kudus sebagai Kota dikenal
Sebagai kota dengan Usaha Kecil dan Menengah
dengan jumlah sangat Banyak

Termasuk "THOFIDA FORNITURE"
Berada di Desa Getas Rabi Kudus
Mampu membuat dan Menerima Perbaikan Serta Pemesanan
SOFA dengan Kwalitas Super dan Rangka Jati
@Mr.
— bersama Setyawan M E.

gravatar

SEJUKNYA BUMI PERKEMAHAN KAJAR MURIA KUDUS

ISK,Salah satu Tujuan Wisata yang sangat eksotik di Wilayah Kabupaten Kudus
Diantaranya Wisata Religi Gunung Muria atau Makam Sunan Muria yang selelu menjadi
Tujuan utama Wisata Religi,yang menjadi rangkaian tujuan setelah berkunjung di Menara Kudus.

Bumi perkemahan Kajar yang letaknya di lereng Muria
Memiliki pemandangan lereng yang sangat Eksotik,Natural dengan Hutan Pinus yang luas
Dengan tiket masuk Rp.5000 Kita bisa menikmati kawasan yang sangat hijau.
Tempat wisata keluarga yang biasa digunakan untuk berkemah,game dan beberapa acara
outbond dengan View pegunungan dan lereng hijau.
terasa kepenatan seharian bisa terbayar dengan menghirup sejuknya udara yang bersih.

#Mr.Tan

gravatar

KEPUTUSAN MUI:KOPI LUWAK HALAL



Menanggapi pertanyaan masyarakat tarkait hukum memakan kopi luak, Majelis Ulama Indonesia (MUI) hari ini mengeluarkan fatwa tentang kopi yang dikeluarkan bersamaan dengan kotoran luwak (sejenis Musang) tersebut. MUI memfatwakan, kopi luwak halal hukumnya jika dikonsumsi dengan terlebih dahulu dibersihkan dan disucikan dari najis.

KH Ma'ruf Amin, ketua MUI bidang Komisi Fatwa mengungkapkan, MUI hari ini baru saja menyelesaikan rapat-rapat terkait kopi tersebut. Dikatakannya, fatwa halal tersebut diperoleh setelah melalui serangkaian rapat dan kajian yang dilakukan MUI.



Hasilnya, MUI mengumumkan bahwa kopi luwak pada dasarnya mutanajis, atau terkena najis. Akan tetapi, kopi tersebut asalkan dicuci dan dibersihkan terlebih dahulu, maka hukumnya menjadi halal.

"Baru saja MUI membahas kopi luak dan cukup seru beradu argumentasi. Kami sampai 3 kali rapat. Bahwa kopi luwak dihukumi mutanajis. Kena najis. Hasilnya, Kopi luwak dinyatakan halal setelah proses penyucian," ujarnya di kantor MUI Jakarta. Selasa (20/7/2010).

Selain memfatwakan halal, MUI juga membolehkan masyarakat memproduksi dan memperjualbelikannya. "Tidak hanya meminumnya saja yang dihalalkan. Dibolehkan bagi masyarakat untuk memproduksi dan menjual belikan kopi luwak. Itu hukumnya dibolehkan," ujar Ma'ruf Amin.
#Mr.Tan

gravatar

Masakan Khas Tradisional – Pindang Kudus

Bagi kita yang pernah berkeliling ke Kudus, pasti pernah tahu yang namanya Nasi Pindang khas Kudus. Di Kudus banyak variasi masakan yang cukup terkenal, salah satunya ya.. nasi Pindangnya yang bikin perut selalu lapar karena kelezatannya. Sebenarnya sich, aku lebih familiar dengan rawon, masakan khas Jawa Timur ( arek Suraboyo je’ .. ), yang mirip dengan Nasi Pindang Kudus itu …

Rawon dan Pindang Kudus, sama – sama menggunakan daging irisan tetapi bedanya, kuah nasi Pindang memakai santan sedangkan Rawon tidak. Pada Nasi Pindang Kudus kita akan mendapati aroma daun mlinjo sedangkan pada Rawon kita akan mendapati taoge. Pingin tahu gimana rasanya .. nikmati dulu gambarnya ya …
#Mr.Tan

gravatar

KUDUS EXTENTION MALL:

Mall


Pembangunannya sempat jadi polemik terkait tempat ini semula sebagai daerah resapan air hujan.
#Mr.Tan