Showing posts with label Info. Show all posts

gravatar

Universitas Muria Kudus Serahkan 10 Gaston ke Dinas Perhubungan

Kudus,Dalam rangka Berpartisipasi dalam mensukseskan Kegiatan Pemerintah Daerah Kabupaten Kudus  Yayasan Universitas Muria Kudus menyerahkan Gaston Pembatas jalan pagi tadi 13/04 usai acara Car Free Day di Timur Alun Alun Simpang Tujuh Kudus.

Penyerahan secara Simbolis dan penandatanganan serah terima dilakukan oleh Zamhuri Ketua Yayasan UMK kepada Kepala Dinas Perhubungan yang diwakili oleh Bag.Lalu Lintas Putut.
Dalam acara ini Gaston yang digunakan sebagai pembatas jalan yang membedakan kawasan CFD dan jalan bebas Lintas kendaraan bermotor diharapkan bisa berfungsi maksimal.

"Sebagai partisipasi kalangan Akademisi dalam upaya menumbuhkan rasa memiliki dan menikmati fasilitas yang diberikan pemerintah sehingga muncul kesadaran tertib berlalu lintas dalam kehidupan bermasyarakat."Kata Zamhri di sela sela serah terima Gaston."Agar Gaston ini bisa bermanfaat untuk Dinas terkait dan Partisipasi UMK dalam mensukseskan kegiatan Pemerintah Daerah Kabupaten Kudus Khususnya acara rutin CFD,"imbuhnya.ISK.

gravatar

Pasar Pagi Pasar BITINGAN Kudus

Kudus,Pasar Paginya kota Kudus yang satu ini menjadi pusat perdagangan hasil bumi di seluruh Kabupaten Kudus bahkan sentra sentra hasil bumi di Jawa Tengah berpusat di Pasar Bitingan ini.Terletak di Pusat kota Kudus yang berdampingan dengan Kudus Plaza yang merupakan pusat perbelanjaan dan termasuk tujuan wisata keluarga.


Pasar Bitingan Kudus yang dikenal warga dengan pasar Anyar ini menjadi ramai dan hidup saat malam tiba.Bahkan mulai pukul 00.00 aktifitas para pedagang sudah mulai tampak,sehingga pihak Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar berencana memaksimalkan tempat bongkar muat agar tidak menimbulkan kemacetan.

Para pedagang dan Pembeli mempunyai waktu khusus untuk melakukan aktifitasnya yakni pada malam atau bahkan fajar antara pukul 03.00 dinihari sampai menjelang pagi.Tentusaja pada waktu tersebut harga yang ditawarkan juga sangat hemat karena merupakan harga Bakul atau istilahnya grosir.Dari sayur mayur sampai palawija semua tersedia disini,apalagi sentra makanan ringan semua mencari bahan baku palawija disini.
Pasar Bitingan yang memiliki 2 lantai dengan sayur,ikan juga daging berada di lantai atas untuk mengurangi kerumunan lalat dan alasan kebersihan.
Mr

.

gravatar

Warga Demaan Kudus ditemukan tewas di sungai Gelis

Kudus,Temuan sesosok mayat di tepi sebelah Barat kali Gelis yang berada diruas jalan Sunan Kudus pagi 11/04 sempat menggegerkan warga sekitar.Pasalnya korban yang bernama Suwarno (55)yang keseharian berprofesi sebagai pekerja bangunan memang seringkali mencari ikan pada malam hari untuk mengisi waktu luangnya.Malam pukul 21.00 sebelum ditemukan tewas sempat menyapa warga di sekitar pasar Klitikan tepi Sungai tersebut masih terlihat sehat.

Temuan mayat ini bermula dari warga sekitar sungai yang hendak buang hajat,terkejut ada kaki yang ditepi sungai yang dikira tidur.Karena mencurigakan warga yang tidak mau disebut namanya tersebut segera menghubungi ketua RT terdekat.Korban merupakan warga desa Demaan RT04/04 Kecamatan Kota Kudus tersebut meninggalkan seorang istri bernama Badriyah (50)yang saat ini sedang mengandung usia 5 bulan terlihat shock dan pingsan.Menurut keterangan warga keluarga korban tersebut memang sudah lama belum dikaruniai anak sehingga baru saat usia 50 tahun bisa mengandung.

Korban meninggal diduga karena tersengat aliran listrik pada alat pencari ikan menggunakan aki,hal ini muncul karena saat ditemukan korban masih memeluk alat tersebut.hingga menimbulkan aneka spekulasi termasuk ada dugaan korban sebelumnya terjatuh.Petugas kepolisian yang datang dilokasi langsung menjaga agar TKP tidak berubah.Petugas dari Dinas Kesehatan juga datang untuk mengambil sampel dan mendokumentasikan korban. Jenasah dievakuasi oleh Basarnas setelah dimasukkan ke kantong jenasah,yang selanjutnyua dibawa ke RSUD untuk diotopsi agar mendapat kepastian penyebab meninggalnya korban.
Mr/Dedy.

gravatar

Spunbond Bahan Ramah Lingkungan Pengganti Plastik

Spunbond Non Woven Adalah

Kain Spunbond / Non Woven adalah bahan pengganti plastik ataupun kertas yang biasanya sangat cocok dibuat untuk tas souvenir, promosi perusahaan dengan menampilkan logo perusahaan, bahkan bagus juga buat souvenir wedding digunakan untuk shopping bag, goody bag, Tas Ulang Tahun, Pouch, souvenir dll. Bahan ini memiliki kelebihan lebih tahan lama serta ramah lingkungan karena bahan ini bisa di daur ulang. Di luar negeri penggunaan bahan ini sebagai shopping bag pengganti plastik sudah sangat populer karena penggunaan plastik sudah mulai dibatasi saat ini.
Spunbond Non Woven

    Non-wovens didefinisikan sebagai kain terstruktur datar, seperti lembaran atau jaring, tidak dibuat dengan menenun tetapi oleh ikatan dan melibatkan serat dengan cara mekanik, termal atau proses kimia.



Non woven atau istilah lainnya polypropylene merupakan kain yang ramah lingkungan yang banyak digunakan saat ini sebagai bahan pengganti plastik. Penggunaan kain non woven sekarang ini semakin meluas mulai dari dunia kesehatan, otomotif, industri, dan yang sedang marak saat ini adalah shoping bag (di Indonesia terkenal dengan nama tas spunbond atau spunbond bag ).

Cina adalah kekuatan yang mendominasi di non woven antara wilayah Asia-Pasifik dan terbesar ketiga wilayah memproduksi setelah Amerika dan Eropa, hal ini terkait dengan perubahan gaya hidup, naiknya kelas menengah, dan ekonomi. Di negara maju seperti Amerika dan Eropa penggunaan tas dari bahan ini sangat populer karena penggunaan tas plastik sudah mulai dibatasi.

Indonesia pun sebagai negara berkembang pengunaan bahan non woven mulai marak. Tas spunbond atau spunbond bag banyak digunakan mulai dari perkantoran, perhotelan, pertokoan bahkan sampai rumah tangga sekalipun. Tidak hanya masyarakat perkotaan, masyarakat pedesaan pun juga menggunakan. Maka tidak heran ketika kita datang ke sebuah acara seperti syukuran, tujuh bulanan (tingkepan istilah jawanya), tahlilan, pengajian dan banyak acara lainnya, makanan atau kue-kue yang diberikan dikemas dalam tas spunbond. Selain terlihat lebih bagus dan terkesan mewah, orang-orang lebih menyukai dibandingkan dengan tas plastik karena bentuknya yang beragam.
Yang paling penting, kain non woven dapat didaur ulang, yang sangat bagus untuk lingkungan.


KudusPedia