gravatar

5 Januari ditetapkan sebagai Hari Pedagang Kaki Lima (PKL) Kudus

Buapati Kudus H. Musthofa


Alun-alun simpang tujuh Kudus berubah menjadi lautan pedagang kaki lima, pada hari minggu 5 januari 2014. Terlihat wajah sumringah dan senyum ceria diantara kerumunan massa yang menaiki sepeda motor dan tampak gerobak PKL diatas sepeda motor mereka. Pada hari ini Bupati Kudus H. Musthofa menyerahkan bantuan gerobak PKL kepada 915 pedagang.
"Pergunakan bantuan ini dengan baik, benar dan bertanggung jawab bantuan tersebut. Taati aturan dan ketentuan yang berlaku, terkait tempat dan jam berjualan jenengan semua. Pemerintah Kabupaten Kudus telah memberikan ruang dan wadah bagi PKL seluas-luasnya untuk berusaha, "kata Bupati Kudus H. Musthofa dalam sambutannya.

"Pada Hari Ini 5 Januari 2014 saya tetapkan sebagai Hari PKL Kabupaten Kudus." Imbuh Bupati Kudus.

"Bantuan senilai 3,1 miliar ini bersumber dari DBHCHT 2013, kami serahkan kepada 937 PKL. Anggaran ini kami gunakan untuk memberikan bantuan hibah gerobak kepada 800 orang PKL sekolah, 70 orang PKL Kaliputu dan 45 orang PKL Gang I. Selain itu juga untuk melanjutkan penataan tempat berusaha bagi 8 PKL di Jl. R. Agil Kusumadya dan 10 PKL di Halaman GOR Wergu Wetan Kudus," kata Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Sudiharti.

"Bantuan ini kami berikan dengan tujuan untuk mengangkat harkat dan martabat Pedagang Kaki Lima yang selama ini terpinggirikan. Selain itu ini juga merupakan tugas, pokok dan fungsi dari Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar dalam membina para pedagang kaki lima dan asongan. Selain itu hal ini merupakan salah satu program Pemkab sesuai visi Bupati Kudus Terwujudnya Masyarakat Kudus yang Semakin Sejahtera, " imbuh Sudiharti.
Acara ini dilanjutkan dengan konvoi 800 orang PKL Sekolah bersepeda motor mengelilingi kota Kudus. Semoga ke depan para PKL dapat berjualan dengan baik, aman, nyaman serta menjaga lingkungan sekitarnya. (Humas)